Ericktristanto’s Blog

Just another WordPress.com weblog

KONSEP METAFISIKA TRITUNGGAL DALAM KEPERCAYAAN MANUSIA

Kita mengenal banyak kepercayaan dan agama di dunia ini. Pada umumnya agama dibedakan antara agama wahyu dan agama hasil budaya manusia. Konsep utama dari agama adalah religiusitas atau menyadarai ada sesuatu yang lebih besar dan lebih berkuasa di atas manusia. Sesuatu yang mengendalikan alam. Ilmu yang mempelajari tentang sesuatu yang lebih besar dan lebih berkuasa di atas manusia ini disebut ilmu metafisika. Dalam metafisika sesuatu yang lebih besar dan lebih berkuasa di atas manusia tersebut disebut dengan Tuhan/Dewa. Nah, di sini ada agama yang menyembah banyak Dewa/Tuhan (politeisme) dan agama yang menyembah satu Dewa/Tuhan (monoteisme). Dalam tulisan ini akan dibahas beberapa kepercayaan yang mengimani suatu konsep metafisika yang menyembah pada 1 sesembahan yang terdiri dari 3 pribadi atau oknum atau dewa atau Tuhan. Konsep metafisika ini disebut tritunggal. Ada beberapa kepercayaan/agama yang menggunakan konsep metafisika tritunggal ini, antara lain:
– Zoroastrianism
– Taoism
– Shinto
– Hindu
– Ayyavazhi
– Buddha
– Kristen

Dalam Zoroastrianism, tritunggal disebut Ahuric Triad. Tritunggal ini terdiri dari Ahura Mazda, Mithra dan Apam Napat. Ahura Mazda adalah Sesuatu Sang Pencipta yang tak terciptakan (The One Uncreated Creator). Biasanya Ahura Mazda inilah yang diasumsikan sebagai Tuhan. Mithra adalah Pemerintah alam semesta (The Order of the universe). Mithra bertugas mengatur dan memerintah atau memimpin seluruh alam semesta. Apam Napat adalah Dewa Air Segar (The God of fresh water). Apam Napat diasumsikan sebagai dewa yang memelihara alam semesta karena tiada kehidupan tanpa air bersih. Ketiganya oleh masyarakat Iran awal atau Persia awal disembah sebagai suatu kesatuan. Menyembah salah satu dianggap menyambah ketiganya.

Dalam Taoism, tritunggal disebut Three Pure Ones. Tritunggal ini terdiri dari Yuanshi Tianzun (The Jade Purity), Lingbao Tianzun (The Supreme Pure One) dan Taishang Laojun (The Grand Pure One). The Jade Purity adalah Yang dihormati di alam semesta sebagai yang origin (asli) dan Tuan dari alam semesta sebagai permulaan primordial. The Supreme Pure One adalah Yang dihormati di alam semesta sebagai penentu takdir dan rezeki dan Tuan dari alam semesta sebagai harta kekayaan. The Grand Pure One adalah Yang dihormati di alam semesta sebagai Tao dan kebajikan dan Tuan dari alam semesta sebagai Jalan kebajikan itu sendiri. Ketiganya adalah tritunggal dewa tertinggi dalam system politeisme agama Taoism. Kedudukan mereka berada di Surga melebihi kedudukan Kaisar Langit (Yu Huang Dadi) atau The Jade Emperor yang berada di langit. Ketiganya muncul dalam kitab suci agama Tao karangan Lao Tzi yaitu Tao Te Ching. Dalam pasal 42 disebutkan:
Dari satu melahirkan dua
Dari dua menimbulkan tiga
Dari tiga menciptakan segala sesuatunya
Satu berarti Tao
Dua berarti Langit dan Bumi (Ayah dan Ibu)
Tiga berarti Three Pure Ones

Dalam Shinto, sebenarnya tidak ada tritunggal. Yang ada adalah mitologi penciptaan dunia yang melahirkan 3 dewa utama dan pertama dalam agama Shinto. Mitologi Jepang menyatakan bahwa awal mula bumi dihuni oleh Izanagi dan Izanami sebagai pribadi yang menguasai bumi. Suatu ketika Izanami terjatuh dalam dunia bawah (Underworld/Neraka). Lalu Izanagi segera menolong Izanami. Saat menolong Izanami tersebut, wajah Izanagi terkena serangan kuasa jahat dari Underworld. Setelah berhasil menolong Izanami maka Izanagi berusaha membersihkan wajahnya dari kuasa jahat Underworld. Saat itulah muncul 3 dewa utama dan pertama agama Shinto. Pertama, Amaterasu Omikami yang muncul dari mata kiri Izanagi. Kedua, Tsukuyomi yang muncul dari mata kanan Izanagi. Ketiga, Susanoo yang muncul dari hidung Izanagi. Amaterasu merupakan Dewi Matahari yang disembah sebagai dewa utama Shinto. Tsukuyomi merupakan Dewa Bulan yang disembah berdampingan dengan Amaterasu. Sedangkan Susanoo adalah Dewa Laut dan Badai yang disembah supaya warga Jepang terhindar dari malapetaka bencana badai.

Dalam Hindu, tritunggal disebut Trimurti. Trimurti ini terdiri dari Brahma, Wisnu dan Siwa. Brahma adalah dewa Pencipta alam semesta. Wisnu adalah Dewa Pemelihara dan Dewa yang memperbaiki alam semesta dari kerusakan. Siwa adalah Dewa Penghancur atau Pengubah (Transformer). Namun bagi salah satu aliran/denominasi dalam agama Hindu, Siwa merupakan Dewa Pelindung. Ketiganya dikenal luas dan disembah masyarakat Hindu apapun aliran atau denominasinya. Sama seperti kedudukan Three Pure Ones dalam Taoism, kedudukan Trimurti di sini juga paling tinggi dalam system politeisme agama Hindu. Ketiganya mengatasi Dewa Indra yang merupakan Pemimpin Para Dewa Hindu dan berkedudukan di Swargaloka.

Tritunggal dalam Ayyavazhi sebenarnya bukanlah konsep metafisika. Ayyavazhi sendiri adalah aliran yang memisahkan diri dari agama Hindu. Konsep Ayyavazhi mengenai tritunggal lebih mirip dengan konsep Manunggaling Kawula Gusti yang diajarkan Syekh Siti Jenar atau Syekh Lemah Abang dari Indonesia. Tritunggal Ayyavazhi terdiri dari The Soul, The Spirit, The Body. The Soul atau disebut Ekam adalah Jiwa dari Yang Mahakuasa. The Spirit atau disebut Narayana adalah incarnasi atau penitisan Jiwa ke dalam pikiran. The Body adalah tubuh manusia, ciptaan hidup secara fisik yang dititisi oleh Ekam dan Narayana. Ayyavazhi sendiri didirikan oleh Ayya Vaikundar. Jadi secara garis depan Tritunggal Ayyavazhi adalah penitisan ilahi ke dalam tubuh manusia. Dalam hal ini Tuhan (ilahi) menitis pada Ayya Vaikundar.

Dalam agama Budha, seseorang yang mau masuk agama Budha diwajibkan mengucapkan Tridharma yang berarti tiga kewajiban yang berisi:
Saya mencari perlindungan pada Budha
Saya mencari perlindungan pada Dharma
Saya mencari perlindungan pada Sanggha
Budha adalah Sidharta yang telah dianggap sebagai dewa; Dharma adalah kewajiban yang harus ditaati oleh umat Budha; dan Sanggha adalah aturan atau perkumpulan dalam agama Budha. Budha, Dharma, Sanggha merupakan Triratna yang berarti tiga mutiara. Ajaran agama Budha dibukukan dalam kitab suci yang disebut Tripitaka, artinya tiga keranjang. Yaitu, Vinayapitaka yang berisi aturan-aturan hidup, Suttapitaka yang berisi pokok-pokok atau dasar memberi pelajaran, dan Abdidarmapitaka yang berisi falsafah agama.

Dalam Kekristenan, tritunggal disebut Trinitas. Konsep Trinitas ini lebih rumit dari yang bisa dibayangkan. Di sini akan saya jelaskan apa yang bisa saya jelaskan. Trinitas bukanlah mengenai keberapaan Tuhan dalam agama Kristen melainkan mengenai kebagaimanaan Tuhan agama Kristen itu. Trinitas itu adalah Allah Bapa, Tuhan Yesus, dan Roh Kudus. Allah Bapa adalah pencipta alam semesta langit dan bumi. Allah Bapa menciptakan semuanya itu dengan berfirman saja. Tuhan Yesus adalah Anak Allah, Firman Allah itu sendiri. Jadi Allah Bapa menciptakan segala sesuatu dari Tuhan Yesus. Firman Allah ini suatu ketika menjelma menjadi manusia untuk menebus dosa manusia. Manusia dalam agama Kristen tidak mampu lepas dari belenggu dosa tanpa bantuan Allah. Oleh karena itu, Allah mengirimkan Anak-Nya yang juga Allah (satu hakikat dengan Allah) untuk menebus manusia. Roh Kudus adalah pribadi ke-3 dalam ke-Allahan. Roh Kudus satu hakikat dengan Allah karena memiliki sifat-sifat Allah seperti, Mahahadir, Mahatahu, Mahakuasa dan lain-lain. Roh Kudus berbeda dengan Allah Bapa karena Allah Bapa bertahta di Surga sedangkan Roh Kudus bekerja di antara orang-orang Kristen untuk menolong setiap permasalahannya.

About these ads

Desember 21, 2008 - Posted by | agama | , , , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. Ketika aku masih kecil, ketika aku baru tersadar kalau aku baru saja terlahir sebagai manusia di dunia ini, otakku pun dipenuhi dengan pertanyaan.

    ini adalah sungguh sebuah keajaiban, aku bisa bergerak, aku bisa berfikir dan lain sebagainya sedangkan benda mati seperti batu tidak sepertiku, begitu juga binatang dan tumbuhan yang tidak sesempurna manusia.

    hidup begitu indah, hidup adalah sebuah anugerah yang tak ternilai harganya. aku mempunyai perasaan, aku bisa berfikir, aku hiduuuup…..

    namun hidup ini hanyalah sementara, semua orang akan mati, sayang sekali rasanya bila aku yang bisa berfikir dan hidup ini suatu saat akan lenyap dimakan usia dan waktu. entah bagaimana rasanya ketika ajal menjemput.

    hidup ini terasa sangat indah dan ajaib terlebih jika kita ingat kalau hidup ini hanyalah sementara. seandainya hidup itu abadi mungkin hidup tak akan terasa indah dan spesial sama seperti udara yang mudah kita dapatkan, kalau begitu hidup akan terasa biasa saja.

    itulah hidup, dalam hidup ini ada rasa senang dan sedih, suka dan duka. namun suka tak mungkin ada tanpa duka, duka tak mungkin ada tanpa suka. jika dalam hidup ini tak ada suka duka maka semua akan menjadi netral yang tak jauh beda dengan kehampaan, ketiadaan atau kematian.

    suka dan duka bagaikan gelap dan terang. semakin gelap dunia maka cahaya akan tampak semakin terang, semakin terang cahaya makan kegelapan tampak semakin pekat.

    hidup ini betul2 penuh dengan dikotomi hitam-putih, gelap-terang, benar-salah, pria-wanita, positif-negatif dan seterusnya. karena semua dilotomi itulah yang menyebabkan adanya kehidupan. tanpa adanya dikotomi tersebut dunia adalah sesuatu yang hampa.

    begitu juga perubahan, dunia ini tak akan ada tanpa adanya perubahan, bayangkan saja kalau semua dari dulu tak berubah, maka kehidupan itu tak akan mungkin ada.

    hidup adalah terlahir dari dikotomi hitam-putih dan perubahan. itulah nenek moyang kita. makan segala sesuatu di dunia ini tak luput dari perubahan, begitu juga hidup ini, cepat atau lambat pasti kita akan berubah menjadi mati.

    jangankan manusia, planet, tata surya dan bahkan galaksipun mempunyai umur. jangankan manusia yang sangat kecil dan berada dalam wadah galaksi, adalah hal yang sangat bodoh kalau ada manusia yang ingin hidup abadi. itu semua sangat jauh dari kemungkinan.

    maka dari itu tak ada alasan untuk takut mati. mungkin dalam taraf tertentu masih diperlukan seperti orang takut mati sehingga dia tidak terjun dari gedung.

    bagaimanakah alam semesta sebenarnya? sebenarnya kita tinggal di alam apa dan dimana ini?

    yang jelas dan pasti alam semesta ini memang ada, tak ada yang pernah menciptakan dan tak ada yang bisa memusnahkan atau melenyapkan. alam semesta abadi tak akan pernah lenyap namun alam semesta terus berubah. sesuatu yang tak pernah diciptakan dan tak pernah hancur adalah bisa diterima oleh akal sehat manusia. contohnya adalah sebuah atom, anggaplah atom itu adalah benda terkecil walaupun sangat tak masuk logika kalau benda terkecil itu ada di dunia ini.

    bayangkan saja, alam semesta tak mempunyai batas. tinggi setinggi tingginya, lebar selebar lebarnya, luas seluas luasnya. kita menginjak sebuah planet, planet mengelilingi matahari, matahari mengelilingi galaksi bima sakti, bima sakti, andromeda, orion dan lain2 mengelilingi apa lagi? sepertinya begitu seterusnya dan tak ada batas. jadi keatas tak ada batas, lalu bagaimanakah dengan kebawah?

    kebawah ada atom, dibawahnya ada elektron dan lain sebagainya. bayangkan saja seandainya jauh diatas galaksi bima sakti ada lagi banyak buletan dan ada manusia yang sangat besar, seperti apakah dia melihat kita? dia tidak akan bisa memikirkan keberadaan kita karena dia melihat partikel terkecil sebagai matahari kita. sama seperti kita melihat atom. bayangkan saja berapa perbandingan ukuran tubuh manusia dengan matahari. manusia raksasa tersebut tak pernah dan tak bisa memikirkan kalau ada manusia sekecil kita.

    begitu juga kita, seberapa kecilkah benda terkecil itu? jawabannya adalah sekecil dan sehalus pikiran manusia. kenapa? karena benda terkecil itu hanyalah ada di piliran manusia. sesungguhnya dilihat dari segi logika tak ada batas. di dalam alam semesta ini sama sekali tak ada ruangan kosong, dalam udara ternyata ada oksigen, di luar angkasa ternyata dipenuhi kosmik dan eter.

    makan jika benda atau partikel terkecil itu ada maka alam semesta akan kaku dan tak dapat bergerak dan tak dapat berubah atau menjadi mati. memang terdengar konyol, namun masuk di logika. dunia ini adalah sebuah ilusi, dunia sangat halus hanya saja benda2 tertentu terlihat padat.

    kembali ke persoalan kekekalan alam. alam tak pernah ada yang menciptakan dan tak akan ada yang pernah bisa melenyapkannya. jika ada paling2 hanya sebatas dirubah menjadi bentuk lain. seandainya saja alam semesta ini ada yang menciptakan dengan suatu kekuatan, makan pencipta tersebut pasti hidup di sebuah alam dan alam tersebut siapa yang menciptakan?

    sama seperti kekekalan energi, energi tak bisa diciptakan dan tak dapat dimusnahkan namun energi bisa dikonversi. sesuatu yang dikonversi sering kita lihat sebagai sesuatu yang musnah.

    apakah begitu juga halnya dengan hidup? apakah kesadaran ini adalah sebuah zat yang berbeda dimensi dengan benda fisik?jika iya, atau dengan kata lain kalau roh memang ada berarti roh itu bersifat abadi dan reinkarnasi dapat diterima secara logika. stock kehidupan adalah itu2 saja. sama seperti atom dia hanya berubah wujud dan komposisi.

    dunia ini tak bisa dipikirkan, tak masuk logika. sama sepertu menelan air laut. katanya semakin diminum maka kita akan semakin haus. begitu juga alam semesta, semakin dipikirkan dan diperjelas maka dia akan semakin kabur. jadi hiduplah tetap di duniamu yang penuh dengan batas. alam semesta tak usah dipikirkan, alam semesta menyesatkan dan hanyalah sebuah ilusi. yang nyata adalah kematianmu.

    so, just enjoy your life, gak usah berfikir macem2,

    hiduplah menjadi manusia biasa,

    kejarlah keinginan dan cita2

    nikmatilah hidup ini,

    hidup adalah sebuah kesempatan, manfaatkanlah sebaik2nya

    dont miss it

    Komentar oleh suarjana | Februari 6, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: