Ericktristanto’s Blog

Just another WordPress.com weblog

ALKITAB MENJAWAB SEMUA MISTERI DUNIA

1. Atlantis
Atlantis dikatakan sebagai sebuah peradaban yang hilang. Atlantis pertama kali diperkenalkan oleh Plato. Namun sebenarnya Alkitab telah mencatat peradaban tersebut. Pertanyaan yang paling utama mengenai Atlantis adalah lokasi peradaban tersebut. Alkitab mencatat peradaban pertama berlokasi di sekitar sungai Eufrat dan Tigris yaitu tempat manusia ditempatkan setelah diciptakan. Maka Atlantis pun tak jauh-jauh dari daerah tersebut mengingat bahwa Plato mengatakan Atlantis eksis sekitar 11.500 tahun yang lalu. Dicatat di Alkitab bahwa pernahlah hidup seorang bernama Nimrod yang menjadi penguasa bumi untuk pertama kali setelah Adam dan Nuh. Nimrod menjadi raja di tanah Sinear (Shinar). Tanah Sinear saat ini adalah Mesopotamia atau Iraq di mana terletak kota Babilonia (Babel). Pada saat Nimrod berkuasa, ia memerintahkan mendirikan menara yang dapat mencapai langit. Menara tersebut kemudian diberi nama Menara Babel karena tak terselesaikan akibat pekerja-pekerjanya mulai berlainan bahasanya. Peradaban Nimrod inilah yang dapat dikatakan sebagai Atlantis. Alasannya adalah (i) Atlantis merupakan kota besar atau metropolis dan dikatakan di Alkitab bahwa Babilonia merupakan kota besar pertama dalam sejarah (Kejadian 10:8-12); (ii) Peradaban Atlantis adalah peradaban yang sangat canggih dan maju jadi apa saja yang diusahakan oleh manusia dibantu oleh alat-alat yang canggih. Ini sesuai dengan Alkitab (Kejadian 11:6); (iii) Masih terdapat peninggalan yang sangat megah yang sulit ditandingi oleh peradaban saat ini yaitu kuil Ziggurat yang diyakini sebagai Menara Babel itu sendiri.

2. Unidentified Flying Object (UFO)/Alien
Alkitab tidak mencatat adanya peradaban lain selain manusia. Allah tidak menciptakan makhluk lain selain Malaikat, Manusia, Hewan dan Tumbuhan. Lalu bagaimana perkembangan sejarah saat ini ketika ditemukan beberapa bukti tentang keberadaan makhluk asing selain manusia, hewan dan tumbuhan. Ya, makhluk yang kita bicarakan ini adalah Unidentified Flying Object (UFO) untuk kendaraannya dan Alien untuk makhluk asing aneh pengendara UFO. Terlepas kontrovesi apakah alien itu ada atau tidak dan apakah itu dibuat-buat (konspirasi propaganda alien) atau nyata ada, kita akan mencoba menggali kebenaran Alkitab mengenai alien. Alkitab mencatat pada Kejadian 1:1 bahwa Allah menciptakan langit dan bumi. Maka ada kehidupan di langit dan di bumi. Penafsiran umum untuk ayat ini adalah kehidupan bumi dihuni oleh manusia dan kehidupan di langit dihuni oleh Allah dan para malaikatnya. Namun jika diasumsikan bahwa Allah dan para malaikatnya menjadi pencipta maka jelas Allah dan para malaikatnya ada sebelum langit dan tentu tidak tinggal di langit melainkan di Surga. Jadi jika kita pakai asumsi ini maka ada kehidupan lain di langit. Langit inilah yang dihuni oleh alien. Selain itu dalam alkitab disebutkan mengenai penguasa-penguasa di udara dan penghulu-penghulu udara (Ef 2:2, Ef 6:12) dan penguasa dunia (Yoh 12:31, I Kor 2:8). Penafsiran secara umum baik penguasa di udara dan penguasa dunia adalah Iblis bersama para malaikatnya yang diusir dari Surga. Namun jika kita membedakan dua entitas ini maka dapat dikatakan bahwa Iblis hanya menjadi penguasa dunia karena setelah diusir dari Surga ia menerima kuasa atas seluruh dunia (I Yoh 5:19). Sedangkan penghulu-penghulu dan penguasa di udara adalah entitas lain yang bisa dianggap sebagai alien yang memang berasal dari luar angkasa.

3. Dinosaurus
Hanya ada satu ayat dalam Alkitab yang menyinggung tentang Dinosaurus, yaitu dalam Mazmur 74:13-14. Dalam ayat ini terjemahan bahasa Indonesia menyebutkan ular-ular naga dan Lewiatan. Ular-ular naga hidup di air seperti buaya dan komodo sedangkan Lewiatan adalah binatang hutan belantara. Penggambaran Alkitab tentang dua binatang ini hampir mirip dan serupa dengan penemuan fosil-fosil dinosaurus saat ini. Dinosaurus merupakan binatang reptil atau binatang melata/merayap. Jadi dapat disimpulkan bahwa dinosaurus diciptakan oleh Allah dan pernah hidup di bumi (Kejadian 1:24).

4. Manusia Raksasa (Meganthropus & Pithecanthropus)
Beberapa ayat Alkitab yang menyinggung soal manusia raksasa pertama-tama adalah Kejadian 6:4. Manusia-manusia raksasa ini banyak melakukan dosa sehingga dihukum dengan air bah. Manusia raksasa ini hidup pada zaman purba (II Petrus 2:5) namun masih ada keturunan raksasa yang hidup pada jaman Raja Daud yaitu Goliat (I Sam 17) dan beberapa orang Filistin (II Sam 21:15-22).

5. Piramida dan Awal Mula Peradaban Manusia
Setelah manusia jatuh dalam dosa, maka Iblis berkuasa atas manusia dan seluruh bumi. Dosa mulai menyebar dan tentu saja penyembahan berhala ada di mana-mana. Banyak bangunan dibangun untuk ritual penyembahan berhala. Salah satunya adalah Piramida yaitu bangunan berbentuk limas. Sejarah Alkitab mencatat bahwa bangunan besar yang dibangun pertama kali adalah Menara Babel (Kej 11:1-9). Banyak sejarahwan dan ilustrator sejarah menggambarkan Menara Babel sebagai bangunan berbentuk Limas. Dari sini kita dapat mengatakan bahwa Menara Babel adalah piramida pertama yang dibangun manusia dan oleh karena itu di sinilah tempat awal mula peradaban manusia dimulai setelah musibah air bah. Setelah Menara Babel gagal, terjadi perserakan penduduk bumi karena perbedaan bahasa. Namun budaya dan seni bangunan piramida masih dipakai. Piramida yang paling terkenal adalah Piramida di Mesir. Penduduk Mesir berasal pula dari tanah Sinear, tempat dibangunnya Menara Babel. Nenek moyang mereka bernama Misraim (Kej 10:13). Budaya membangun piramida diteruskan oleh bangsa Mesir hingga jaman Nabi Musa. Firaun, penguasa Mesir, memerintahkan untuk membangun Piramida yang besar dengan tenaga dari bangsa Israel (Keluaran 1:14). Kebudayaan Piramida juga berkembang di belahan dunia lain yaitu suku Aztec di Amerika dengan bangunan Teotihuacan, suku Jawa di Indonesia dengan bangunan Borobudur, dan lain-lain.

6. Vampire
Hanya ada satu ayat yang memiliki relevansi paling dekat dengan vampir yaitu Amsal 30:14. Di sini disebutkan mengenai keturunan yang memiliki gigi taring untuk membunuh orang-orang tertentu. Hal ini sama dengan kondisi vampir yang memiliki gigi taring setajam pedang. Ayat-ayat Alkitab yang memiliki relevansi yang sangat jauh namun masih berkaitan dengan ritual minum darah adalah dalam Imamat 17:10-14. Alkitab tidak menceritakan detail asal muasal vampir. Namun dapat juga disimpulkan bahwa Alkitab menganggap vampir sebagai salah satu dari bentuk roh jahat. Roh jahat memiliki manifestasinya masing-masing. Mereka memiliki bentuk yang berbeda-beda ditiap kebudayaan. Misalnya di Indonesia bentuknya seperti Pocong dan Kuntilanak, China ada vampir kaku, di Barat ada drakula atau vampir, di Arab ada jin, di India ada Khali, dan lain-lain. Mereka bekerja di bawah pimpinan Iblis.

7. Penjelajah Waktu
Nas Alkitab yang membincangkan perbandingan waktu kini dengan waktu lampau ada dalam Pengkhotbah 1:9-10. Dikatakan di sini bahwa sesuatu yang baru sudah ada sebelum kita ada. Ayat ini dapat ditafsirkan bahwa sebenarnya dunia ini mengalami siklus waktu diciptakan-berkembang-kiamat. Oleh karena itu sesuatu yang baru dalam dunia ini sebelumnya telah ada di dunia yang lampau yang telah kiamat. Lalu apakah ada seseorang yang dapat berpergian melewati batas waktu antara satu dunia dengan dunia yang lain, antara dunia saat ini dengan dunia yang lampau atau dunia yang akan datang? Dalam Daniel 7:25 dikatakan akan bangkit seseorang yang akan melawan Tuhan dan akan berusaha untuk mengubah waktu dan hukum. Para penggila time travel banyak menggunakan ayat ini untuk mengimani kepercayaannya bahwa kita dapat melewati batas ruang dan waktu.

8. Peri
Peri digambarkan sebagai makhluk yang menyerupai manusia berukuran kecil dan memiliki sayap sehingga ia bisa terbang. Peri merupakan cerita warisan dari leluhur atau nenek moyang kita. Pada umumnya peri-peri bersifat baik. Namun apa yang dikatakan oleh Alkitab tentang peri? Dalam II Korintus 11:14 dikatakan bahwa Iblis pun menyamar sebagai malaikat terang. Dari sini kita dapat mengatakan bahwa peri-peri tersebut merupakan halusinasi dan imajinasi yang dibuat oleh iblis untuk menyesatkan manusia. Iblis ingin manusia lebih mempercayai sesuatu yang lain ketimbang mempercayai Tuhan.

9. Indigo
Indigo adalah kondisi di mana ia telah mengetahui keberadaannya sejak kecil dan menganggap dirinya berasal dari kehidupan yang lalu atau dapat dikatakan ia bereinkarnasi. Misalnya seorang anak yang memanggil ibunya dengan memanggil namanya langsung karena si anak merasa bahwa dirinya dulu adalah bibi dari ibunya yang telah meninggal dan dilahirkan kembali. (kalau salah mohon koreksi). Kasus atau kondisi ini menjadi ranah penelitian para pakar psikologi. Alkitab hanya menyatakan dalam Yoel 2:28 bahwa pada hari Tuhan anak laki-laki dan perempuan akan bernubuat, orang tua akan mendapat mimpi dan teruna atau pemuda akan mendapat penglihatan. Hal ini ditegaskan dalam Kisah Para Rasul 2:17. Penafsiran umum mengatakan bahwa mereka benubuat, bermimpi dan mendapat penglihatan karena karunia dan kuasa Roh Kudus yang telah memenuhi mereka. Namun jika ditafsirkan lain dapat dikatakan bahwa anak indigo mendapat pengetahuan yang lebih dari kuasa jahat sehingga ia bisa bernubuat, bermimpi dan berpenglihatan, baik untuk masa depan maupun dari masa lampau. Memang tidak ada ayat spesifik mengenai indigo dan pemberian kuasa oleh iblis kepada anak yang indigo tapi ayat mengenai peramal dan ahli nujum, baik yang mengetahui rahasia di masa depan maupun rahasia di masa lampau, banyak dalam Perjanjian Lama yang sangat dibenci oleh Tuhan.

10. Stigmata
Stigmata adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami penderitaan berupa siksaan yang sama persis seperti dialami Tuhan Yesus ketika akan disalibkan secara tiba-tiba tanpa ada seseorang yang menyiksanya. Rasul Paulus pernah mengatakan dalam Galatia 6:17 “selanjutnya jangan ada orang yang menyusahkan aku, karena pada tubuhku ada tanda-tanda milik Yesus.” Bisa dikatakan bahwa Paulus juga mengalami siksaan yang diderita Yesus. Penafsiran umum mengatakan bahwa benar Paulus menderita dalam memberitakan Injil namun tidak dalam bentuk penyiksaan yang sama seperti Yesus. Namun ketika Paulus mengatakan “pada tubuhku” maka Paulus menunjukkan secara spesifik bahwa tubuhnya (bukan psikis, mental atau rohaninya) memiliki tanda milik Yesus. Tanda milik Yesus antara lain seperti yang diminta oleh Rasul Thomas dalam Yoh 20:25 yaitu bekas paku pada tangan Yesus.

11. Zombie
Zakharia 14:12 adalah mungkin satu-satunya ayat yang memiliki relevansi tentang zombie. Terlepas ada atau tidaknya zombie, terdapat dua konsep tentang zombie. Konsep pertama adalah zombie adalah orang yang sudah mati namun seluruh organnya masih berfungsi (deadman). Bisa dikatakan roh orang tersebut sudah tidak ada dan kemungkinan telah dirasuki oleh roh yang lain yaitu roh jahat/kerasukan (Matius 8:28-34). Biasanya zombie yang sebenarnya telah mati ini tidak perlu mencari makan. Konsep yang kedua adalah zombie adalah manusia yang tertular virus, serum, penyakit tertentu yang membuat dirinya menjadi membusuk seperti mayat. Zombie seperti ini dikatakan masih hidup karena belum mati dan hanya tertular oleh penyakit. Oleh karena itu, zombie ini biasanya masih mencari makanan untuk bertahan hidup.

Maret 17, 2010 - Posted by | agama | ,

156 Komentar »

  1. Argumentasi yg bagus, yang jelas kebenaran itu relatif…tapi ada satu kritik buat kategori zombie…dari zaman dahulu tidak pernah ada zombie, itu hanya buatan manusia saja untuk supaya takut kepada hal-hal yang berbau negatif.terimaksih

    Komentar oleh nurulihya | Maret 17, 2010 | Balas

    • benar. setuju. Zombie menurut saya juga 100% buatan manusia. dan, itu pun juga sudah diceritakan di dalam alkitab dalam ayat yang saya berikan.
      terima kasih. n, mohon maaf klo ada yag kurang berkenan

      Komentar oleh ericktristanto | Maret 29, 2010 | Balas

    • aku ada setujunya ada yg tidak
      yg tidak aku setujui karena di atas di katakan ” Badannya telah membusuk, tetapi ia masih berdiri ” dan bisa saja zombie = manusia yg telah gila atau manusia yg memiliki penyakit
      yg ku setujui sudah jelas seperti yg anda katakan tadi, dari dulu tidak ada zombie. Trimakasih

      Komentar oleh Salomo Benedicto | Desember 6, 2012 | Balas

    • Saya rasa zombie memang sudah ada. Bahkan di indonesia, yaitu di tanah toraja. Kebudayaan mereka yang menggiring mayat ke dalam kuburan. Praktek seperti itu masih ada di tanah toraja.

      Komentar oleh josephsiahaan | Juni 7, 2013 | Balas

      • wah saya malah belum tahu itu
        terima kasih infonya
        tapi apakah mayat di toraja itu “hidup” atau melakukan gerakan dan mencari “makanan”?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 14, 2013

  2. bung.. bukanya peradaban atlantis (kalau memang benar ada) jauh lebih awal daripada peradaban babilonia.

    Komentar oleh kk | Agustus 25, 2010 | Balas

    • benar. peradaban babilonia yang ada selanjutnya hanya melanjutkan reruntuhan atlantis yg pernah ada.

      Komentar oleh ericktristanto | September 2, 2010 | Balas

  3. Selain itu dalam alkitab disebutkan mengenai penguasa-penguasa di udara dan penghulu-penghulu udara (Ef 2:2, Ef 6:12) dan penguasa dunia (Yoh 12:31, I Kor 2:8). Penafsiran secara umum baik penguasa di udara dan penguasa dunia adalah Iblis bersama para malaikatnya yang diusir dari Surga. Namun jika kita membedakan dua entitas ini maka dapat dikatakan bahwa Iblis hanya menjadi penguasa dunia karena setelah diusir dari Surga ia menerima kuasa atas seluruh dunia (I Yoh 5:19). Sedangkan penghulu-penghulu dan penguasa di udara adalah entitas lain yang bisa dianggap sebagai alien yang memang berasal dari luar angkasa.

    maaf bos bukan maksud menyinggung atau sok pintar atau gmn
    kita di sini buat saling share aja
    kalo boleh gua meluruskan.

    Efesus 6:10-12 mengatakan, “Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”

    disini maksudnya adalah antek2 si iblis
    karena dalam peperangan rohani( dalam ajaran kristen dan terlebih kristen kharismatik lebih mengerti dalam hal ini)

    karena dalam ayat tersebut di katakan
    musuh kita bukan berupa darah dan daging…
    semua makluk hidup mempunyai darah dan daging untuk hidup.
    jadi dalam ayat tersebut di tujukan ke pada si iblis.
    dalam doa peperangan kita biasanya berdoa agar Tuhan cover tempat dimana kita berada.
    agar roh roh terotorial di daerah tersebut enyah..
    jika bos mau lebih jelas dalam hal ini
    dapat membaca di dalam buku ” direbut dari cengkraman iblis”
    buku ini berisi dukun sakti dari afrika yang begitu lahir sudah di persembahkan kepada Iblis, bahkan dia sudah pernah bertemu dengan Lucifer..
    tapi di selamatkan Oleh Tuhan.
    ini website jika bos ingin download cerita lengkapnya.
    http://www.gkps.or.id/component/content/article/13-artikel/20071170-direbut-dari-cengkeraman-iblis-mukendi

    Tuhan memberkati

    Komentar oleh mr.poetraz | Agustus 23, 2011 | Balas

    • terima kasih bos
      sungguh mencerahkan
      saya cuma menampilkan tafsiran lain dari ayat itu
      saya juga meng-amin-i pendapat anda

      Komentar oleh ericktristanto | Februari 13, 2012 | Balas

  4. Ya benar saya pun sudah menulis tentang penafsiran umum tersebut bahwa pengusa udara adalah antek iblis.
    ini adalah penafsiran dari perspektif lain terutama dari para pendukung adanya makhluk lain di luar alam semesta kita.
    saya sendiri adalah seorang kristen kharismatik.
    selain itu Roma 8:39 (terjemahan baru atau New King James Version) menyatakan adanya “ciptaan lain” yang menurut penafsiran umum adalah malaikat dan hewan dan tumbuhan selain manusia. namun sekali lagi itu menunjukkan adanya alien karena malaikat sudah disebutkan di ayat sebelumnya
    terima kasih atas share terlebih lagi buat linknya
    semoga kita dapat share lagi

    Komentar oleh ericktristanto | September 2, 2011 | Balas

  5. info ufo alien kurang begitu jelas, atau sayanya yg bodoh, karena saya cuma penasaran ama ufo aliaen aja, apakah emang benar2 ada disebutkan di alkitab, soalnya para ilmuwan saat ini sangat percaya kalau alien itu ada dan tinggal di palnet lain selain bumi, tapi kebanykan yg saya tau para ilmuwan itu atheist alias tidak pny agama dan tdk percaya tuhan, dan setelah membaca artikel ini saya beranggapan alien itu adalah iblis atau malaikat ya? tolong diterangakan lbh jelas, msh bingung.

    Komentar oleh dyson | September 25, 2011 | Balas

    • maaf bukan anda yang kurang pandai.
      ini hanya masalah intepretasi dan penafsiran.
      di alkitab memang tidak disebutkan adanya makhluk lain selain malaikat, manusia, hewan dan tumbuhan.
      hanya saja ada beberapa ayat di alkitab yang bisa dipakai sebagai dukungan terhadap pendapat orang atheis yang percaya adanya alien ufo.
      ayat-ayat tersebut antara lain seperti yang saya sebutkan di atas.
      saya pribadi tidak percaya adanya alien.
      tapi kita juga tidak dapat membatasi TUHAN jika ia memang menciptakan makluk lain.

      Komentar oleh ericktristanto | Oktober 30, 2011 | Balas

      • untuk UFO atau kendaraan alien , bisa baca di Yehezkiel 10:1-22.
        ayat ini menerangkan soal kendaraan asing yg tidak dikenal orang jaman itu. sangat identik dengan piring terbang dan sejenisnya . silahkan disimak.

        Komentar oleh elyah | Februari 13, 2012

  6. artikel yg sangat memberkati…..
    terimakasih telah membantu saya menjawab pertanyaan anak saya sore ini tentang apa itu indigo
    TUHAN YESUS memberkati

    Komentar oleh tiarita | Januari 8, 2012 | Balas

    • Terima kasih kembali
      Tuhan Yesus memberkati

      Komentar oleh ericktristanto | Januari 11, 2012 | Balas

  7. tambahan soal :

    - UFO : baca Yehezkiel 10:1-22

    - Teori Darwin : Kejadian 6:4

    - Dinosaurus : Ayub 40:17-19 . disitu digunakan kata kudanil karena terjemahan king james menuliskan “HIPOPOTAMUS” .Hipopotamus bukan semata mengartikan kuda nil ‘ tapi “mahluk berbadan/berpinggul besar”

    - Matahari dan bintang tidak bergerak : 1 raja raja 8:12 , Ayub 9:7.
    - fotosintesa tumbuhan : Ayub 8:16
    - 4 musim : Ayub 24:19a
    - Bulan bukan sumber cahaya : Ayub 25:5a
    - Utara diatas sebagai sumbu : Ayub 26:7a
    - Bumi melayang di ruang angkasa : Ayub 26:7b
    - Bumi bulat : Yesaya 40:22
    - Awan adalah air : Ayub 26:8a , Ayub 37:11a
    - Matahari sumber cahaya : Ayub 31:26a
    - Bulan ber rotasi : Ayub 31:26b
    - batas terang gelap langit ; Ayub 26:10

    Komentar oleh elyah | Februari 13, 2012 | Balas

    • sekali lagi terima kasih
      Tuhan Yesus memberkati

      Komentar oleh ericktristanto | Februari 13, 2012 | Balas

  8. di alkitab sudah menjelaskan, bahwa yg menciptkan alam semesta adalah Allah, tp knp kalian mlh menyembah ciptaan Allah.. yaitu jesus, dia manusia.. derajatnya sama seperti kita!! sungguh seperti lelucon… miris saya membacanya!!!

    Komentar oleh jeko | Juni 22, 2012 | Balas

    • wah kalo bahas itu lama mas
      dalam kepercayaan kami, jesus tidak diciptakan.
      tapi dia yang sudah ada sebelumnya dilahirkan sebagai manusia untuk sebuah tugas dari Allah.

      Komentar oleh ericktristanto | Juli 11, 2012 | Balas

    • mas percaya tritunggal nggak ?

      Komentar oleh Ojos | Desember 9, 2012 | Balas

      • iya saya percaya

        Komentar oleh ericktristanto | Desember 12, 2012

    • bahh kamu kurang berpengetahuann mas,,,,,makanya gara-gara Miris membacanya kmu nggk tahu isinya sepenuhnya,,,,,,,,,,intinya Allah itu datang kebumi dalam rupa manusia apa salahnya kan kita nggk tahu itu terjadi itu terserah dia mau ada dibumi jangan disamakan manusia dengan Tuhan karena dia sendiri yang bilang kemuridnya kalau dia Tuhan bukan pengikutnya yang menganggap itu Allah nggk berlogika kalau seperti itu pada manusia langsung menganggap dia Tuhan (itu cuma ajaran Islam manusia diakui jadi Tuhan oleh Israel padahal mereka punya Tuhan esa yang pertama) tujuannya untuk menyempurnakan ajarannya jadi berlogika biar orang nggk fobia segala macam dibumi ini yang menyakitkan hati tuhan melihatnya dan buat apa dia menciptakan itu pengganggu bagi umatnya (pokoknya injil ajaran paling sempurna/ disempurnakan) dan juga mempercayainya sepenuhnya daripada manusia ada perkataannya” apakah kamu mempercayai perkataan manusia atau perkataan aku (Tuhan),,,,jika kamu percaya manusia kamu sesat tapi jika percaya saya kamu selamat” kata mereka kyamana kami mempercayai Tuhan dan dimana Bapa itu(Allah),,,,,katanya kepada muridnya tidakkah engkau tahu bapamu ada di matamu/dihadapanmu akulah bapa dan anak ,,,,,,’dia menjelaskan dengan kata2 susah dimengerti manusia apa maksudnya itulah rahasia perkataannya’ (dijelaskan buat muridnya yang tahu tntang dia yang masyarakat lain pada sesat karena nggk ada disitu atau mendengarkan tetapi mendengarkan orang ahli kitab Taurat yang ingin membunuhnya karena menganggap dirinya Tuhan(pemikiran Islam) bagi mereka ahli kitab Taurat Tuhan itu Esa padahal kitab taurat menjelaskan kedatangan Tuhan kebumi untuk bertemu umatnya dan beirkarnasi jadi manusia dibuat dari tanah (bisa berdarah),,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,pokoknya Tuhan bagi umat Nasrani hanya Esa yang terdapat pada suatu gelar bapa, anak , roh kudus dan mereka itu adalah inkarnasi/jelmaan dari Tuhan esa yang tujuannya Rindu mau bertemu manusia dengan cara apapun tetapi berakibat banyak kesalahan pada pemikiran manusia kalau dia datang kebumi lagiii.

      Komentar oleh Shin min | Oktober 3, 2013 | Balas

      • Bro shin min menganggap Tuhan orang Kristen esa yang terdapat pada suatu gelar Bapa, Anak, Roh
        pertanyaan saya:
        1. Bapa, Anak, Roh adalah gelar, brarti mungkin kah ada gelar lain bagi Tuhan? misalnya: Malaikat, Ibu, dan lain-lain
        2. Kalau Tuhan itu Esa brarti Yesus adalah Bapa, begitukah? Kalau begitu buat apa Yesus perlu berdoa?

        Komentar oleh ericktristanto | Oktober 17, 2013

  9. Menurut saya injil memiliki segudang kelemahan,sebagai contoh van allen belt baru ditemukan sekitar 40th yg lalu namun qur’an sudah menyebutnya 1400th yg lalu dg nama saqfan mahfudz lantas nama apa yg diberikan injil? Itu baru satu contoh saja belum yg lain…

    Komentar oleh anas | Oktober 19, 2012 | Balas

    • Wah saya tidak pada kapasitas menguji kebenaran Quran
      Dan saya tidak sedang membandingkan Injil dengan Quran
      Injil mungkin jauh dari sempurna karena diturunkan jauh sebelum Quran

      Komentar oleh ericktristanto | Desember 12, 2012 | Balas

    • baca buku amerika Hugh Ross yang berjudul ‘The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal The Unmistakable Identitiy of The Creator’…..disana dia menjelaskan tentang ketetapan dan ketepatan proses yang terjadi dialam dan planet bumi. dari bukunya itulah lalu banyak orang muslim mengatakan bahwa semua yang dijelaskan oleh hugo ross itu berasal dari alquran……PADAHAL JELAS-JELAS HUGO ROSS BANYAK MENGUTIF AYAT-AYAT ALKITAB, jadi pada dasarnya hugo ross menjelaskan tentang sains dalam Alkitab.

      HUGO ROSS P.hD

      SEORANG PENDETA, AHLI FISIKA TERKENAL dan kepala persatuan astronom amerika serikat.

      Komentar oleh Srouthouts | Maret 11, 2013 | Balas

      • Terima kasih atas referensinya
        sudah adakah terjemahan Indonesianya
        Ini saya sedang memburu buku Hugh Ross yang berjudul “Harta Karun yang Tersembunyi di Kitab Ayub”

        Komentar oleh ericktristanto | Maret 11, 2013

  10. Khusus untuk dison bukalah qur’an surat asyura ayat 29 “alloh menciptakan langit dan bumi serta menempatkan mahluk melata pada keduanya” yg dimaksud melata tentu bukan malaikat,jin dan burung tapi mahluk yg berjalan,hal ini tidak akan anda temukan dalam ayat injil kecuali cerita dan dongeng….

    Komentar oleh anas | Oktober 19, 2012 | Balas

    • Wah saya tidak pada kapasitas menguji kebenaran Quran
      Dan saya tidak sedang membandingkan Injil dengan Quran
      Injil mungkin jauh dari sempurna karena diturunkan jauh sebelum Quran

      Komentar oleh ericktristanto | Desember 12, 2012 | Balas

    • makhluk melata itu yaitu makhluk binatang di surga,,,,,,,,dilangit katanya bukan diluar angkasa,,,,,percaya aja isi alqurannn ,,,,,,,dipaksa dijelaskan yang kelain padahal arahnya kesitu,,,,,,pokok sesat dengan Kitab sucinya sendiri memahaminya,,,,,,isi ayat itu harus berlogika dan nyambung dengan Alien baru percaya……

      Komentar oleh Shin min | Oktober 3, 2013 | Balas

      • siapa bilang Injil kalah ilmu pengetahuan dengan alquran,,,,,,,kalau kitab kami bukan injil aja tapi ada kitab Taurat yang sering menjelaskan tentang Alien dan Ufonya,,,,,,,contohnya dialkitab nasrani bnyak penjelasan berbagai jenis Bintang diatas awan(diluar angkasa) bukan berada dilangit (itu penghuninya makhluk surga bukann alien dan masalahnya memaksakan isi ayat alquran menyamakan langit tempat tinggal alien itu cuma pemikiran orang yang baca alquran salah pengertian tapi bukan kehendak ayat alquran sendiri intinya orang sesat dengan salah memahami kitab sucinya sendiri) ,,,,,otak udang,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, lalu kitab suci nasrani menjelaskan bintang yang jatuh kebumi dan disana ada makhluk bintang yang disebut alien(bahasa buminya) hanya dikitab injil terdapat di wahyu 9; 1-12 (isinya ini Tuhan menyuruh makhluk bintang menyiksa manusia dibumi tapi tidak disuruh dibunuh karena manusia berdosa dimatanya) dan dikitab taurat menjelaskan makhluk bintang jatuh kebumi,,,,,,,,,,,,kalau di ayat Yehezkiel dia melihat mahkluk dan pesawat alien seperti roda ada empat berjalan ada perunggunya dan itu dianggap Yehezkiel malaikat datang,,,nggk percaya baca aja,,,,,,,,,,,,,sebenarnya saya nggk percaya alien tetapi karena alkitab yang memberitahukan jadi itulah pemikiran saya adanya makhluk lain di bintang tempat tata surya alien(tempat tinggal makhluk lain)…,,,,,,,,, maaf bang bagiku kamu terlalu awam tentang injil dan taurat kalau boleh saya boleh bilang jangan sok pintarr,,,,,,,,,,,bagiku Kitab suci nasrani terdapat ilmu pengetahuan alam yang nggk ada dikitab alquran pokoknya punya kelebihannya masing-masing,,,,,,kalau adu ilmu pengetahuan alam kitab nasrani menang dibandingin alquran tapi kalau diadu tentang Tuhan kitab nasrani kalah dibandingin alquran karena cuma keahlian mereka hanya cuma bermodalkan menghina Yesus (isa) dan membandingkan dengan Tuhan makanya mereka menang tetapi kelemahan mereka nggk tahu tuhan dan melihatpun nggk pernah….

        Komentar oleh Shin min | Oktober 4, 2013

      • Sekali lagi bro shin min jangan menjustifikasi penafsiran orang muslim terhadap kitabnya
        Apakah orang kristen lebih tau alquran ketimbang orang muslim?
        kalau alkitab kalah dibanding alquran tentang ketuhanan maka alkitab bukan kitab suci lagi donk?
        apakah semua makhluk di langit itu alien? termasuk malaikat juga donk?

        Komentar oleh ericktristanto | Oktober 17, 2013

      • bro shin min juga tidak bisa menjustifikasi seperti itu
        yang lebih tau kitabnya kan ya muslim itu itu sendiri

        Komentar oleh ericktristanto | Oktober 17, 2013

  11. I personally contemplate the reason you labeled this specific posting, “ALKITAB MENJAWAB SEMUA MISTERI DUNIA
    Ericktristantos Blog”. Regardless I loved the article!

    I appreciate it-Kelley

    Komentar oleh http://bing.com | Februari 15, 2013 | Balas

  12. Siapa Bilang Alkitab tidak membahas tentang Alien? Kebanyakan orang kristen mengatakan bahwa Alkitab tidak membahas tentang Alien…padahal dengan sangat jelas Alkitab menyebutkan tentang adanya MAKHLUK PENGHUNI LANGIT.

    LANGIT ADALAH DIMENSI RUANG.JADI…DALAM HAL INI ADALAH, YANG DIMAKSUD DENGAN LANGIT ADALAH =ANGKASA LUAR.

    ANGGAP LANGIT ADALAH …..SEBUAH RUMAH…….maka …benda-benda langit seperti galaksi, bintang, planet dan lain-lain adalah PERABOT-PERABOT dari rumah yang bernama langit itu….maka dengan demikian yang dimaksudkan dengan “PENGHUNI LANGIT” JELAS ADALAH segala makhluk penghuni langit itu…yang dalam hal ini adalah makhluk penghuni planet.

    Alkitab dengan jelas mengatakan tentang adanya PENGHUNI LANGIT. Sayangnya para penterjemah Alkitab….berbahasa Indonesia…terlalu berpikiran DANGKAL….sehingga menterjemahkan dengan istilah karangan mereka sendiri, dengan istilah “TENTARA LANGIT” terhadap kata-kata Alkitab yang berbicara mengenai para PENGHUNI LANGIT ITU.

    misal pada Nehemia 9:6 versi KJV (yang benar-benar diterjemahkan sesuai dengan bahasa aslinya (ibrani))……terdapat kata “HOST” yang kalau diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia jelas bermakna “TUAN RUMAH”……nah Para TUAN RUMAH yang dimaksudkan itu tidak lain adalah PARA…..”MAKHLUK”… PENGHUNI LANGIT…..yang lebih sering kita sebut sebagai ALIEN (orang atau makhluk yang asing).

    Nehemia 9:6

    Thou, even thou, art LORD alone; thou hast made heaven, the heaven of heavens, with all their HOST, the earth, and all things that are therein, the seas, and all that is therein, and thou preservest them all; and the HOST of heaven worshippeth thee.

    terjemahan Indonesia:

    Hanya Engkau adalah TUHAN ! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala TENTARA LANGIT sujud menyembah kepadaMu.

    Yeremia 19:13

    rumah-rumah Yerusalem dan rumah-rumah para raja Yehuda akan menjadi najis seperti tempat Tofet, yakni segala rumah yang di atas sotohnya orang membakar korban kepada segala TENTARA LANGIT dan mempersembahkan korban curahan kepada allah lain.

    KJV:

    And the houses of Jerusalem, and the houses of the kings of Judah, shall be defiled as the place of Tophet, because of all the houses upon whose roofs they have burned incense unto all the HOST of heaven, and have poured out drink offerings unto other gods.

    SO…ALKITAB SECARA TEGAS DAN LANTANG MENYEBUTKAN TENTANG ADANYA ALIEN.

    Komentar oleh Srouthouts | Maret 11, 2013 | Balas

    • Alkitab memang terbuka bagi banyak penafsiran
      yang penting adalah dasar dari penafsiran tersebut
      Bagaimana Anda bisa menafsirkan “Host of Heaven” atau “Penghuni Langit” sebagai Alien?
      Bukankah “Host of Heaven” atau “Penghuni Langit” juga bisa ditafsirkan sebagai Iblis dan pengikutnya?

      Komentar oleh ericktristanto | Maret 11, 2013 | Balas

  13. Alien itu memang ada. Para petinggi gereja dan teolog yang tidak mau mengakuinya…adalah para petinggi gereja dan teolog yang masih TERPENGARUH oleh TEORI GEOSENTRIS, yang dianut oleh gereja abad pertengahan.
    KARENA pengaruh teori geosentris, akibatnya banyak kiasan seperti, kiasan dengan istilah “Bumi”, “Manusia” dan “penghuni langit” diartikan HANYA BERMAKNA LITERAL (harafiah).

    padahal…jelas-jelas, selain bermakna Literal, istilah-istilah itu juga adalah sebuah kiasan.

    BUMI = selain bermakna sebagai planet bumi (literal), bumi juga bermakna sebagai = materi secara keseluruhan, juga bisa bermakna = Tempat kehidupan, termasuk planet lain yang memiliki kehidupan.

    Manusia, bermakna sebagai makhluk cerdas dan berakal, dan berbudaya serta bertubuh rohani yang ada dibumi, juga bermakna sebagai MAKHLUK CERDAS, BERAAKAL DAN BERKEBUDAYAAN SERTA BERTUBUH ROHANI, YANG ADA PADA PLANET LAIN.

    PENGHUNI LANGIT (kjv: host of heaven), ini bermakna, sebagai seluruh makhluk yang menghuni ruang langit (outer space), ini bisa bermakna malaikat, dan bisa bermakna alien…tergantung kepada deskripsi yang diberikan oleh Alkitab, misal kitab Daniel 8: 10 dengan sangat jelas disebutkan bahwa PENGHUNI LANGIT itu DATANG (KJV: come from) DARI BINTANG-BINTANG.Maksudnya adalah DATANG DARI PLANET-PLANET YANG TERDAPAT PADA SYSTEM TATA SURYA “BINTANG TERTENTU”.

    DANIEL 8: 10 Ia menjadi besar, bahkan sampai kepada bala tentara langit, dan bala tentara itu, dari bintang-bintang, dijatuhkannya beberapa ke bumi, dan diinjak-injaknya.

    Alkitab memberitahukan juga, bahwa ALIEN juga ada yang BERIMAN KEPADA TUHAN…pada NEHEMIA 9:6

    “Hanya Engkau adalah TUHAN! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya, dan laut dengan segala yang ada di dalamnya. Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepadaMu. (Nehemia 9:6)

    Jaman dahulu, ALIEN yang datang memperbudak manusia….ALIEN benar-benar datang dan hadir DENGAN TUBUH FISIKNYA (bukan tubuh rohani)….sehingga orang banyak yang mengadi kepadanya dan BERKOMUNIKASI dengan mereka. semua itu dilakukan oleh BANYAK MANUSIA BUMI, sehingga disebut dengan…”MEREKA”

    dan diserahkan di depan matahari, di depan bulan dan di depan segenap tentara langit yang dahulunya dicintai, diabdi, diikuti, ditanyakan dan disembah oleh mereka. Semuanya itu tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang. (Yeremia 8:2)

    baca juga…. ttp://banospati.tripod.com/TENTARA.htm

    Komentar oleh Pecinta UFOlogy | Maret 16, 2013 | Balas

    • Terima kasih atas opininya

      Tapi bagaimana jika Penghuni Langit atau Tentara Langit ditafsirkan lain.
      Tafsirannya adalah sebagai berikut

      Di Daniel 8:10, Penghuni Langit atau Tentara Langit adalah Iblis dan malaikatnya yang jatuh dari Sorga. Kemudian datang ke Bumi untuk menghasut manusia agar menyembah dirinya. Kemudian Iblis menjadi besar dengan nama-nama dewa yang diberikan oleh manusia tapi kemudian ketika Tuhan melalui nabi-nabiNya melakukan mujizat-mujizat sehingga manusia percaya kepada Tuhan dan mulai menginjak-injak dewa-dewa tersebut.

      Di Nehemia 9:6, tentara langit atau malaikat yang memberontak memang beriman kepada Tuhan. Artinya tentara langit mengakui bahwa Tuhan adalah penciptaNya walaupun dia tidak tunduk atau memberontak kepada Tuhan.

      Di Yeremia 8:2, perlu dikaji secara kontekstual dan tidak dapat menafsirkannya secara lepas atau berdiri sendiri. Harus lihat ayat-ayat sebelum dan sesudahnya. Yeremia 8:1-3, menceritakan tentang bangsa Israel yang telah mati dengan menyembah tentara langit atau dewa-dewa yaitu malaikat-malaikat yang jatuh akan dinajiskan atau dihinakan. Konteks saat itu tentang tulang yang dibiarkan, diserakkan dan tidak dikuburkan adalah sebagai bentuk penghinaan atau penajisan (Sumber: Wycliffe Commentary Bible)

      Komentar oleh ericktristanto | Maret 17, 2013 | Balas

  14. siapa bilang Alquran kedudukannya dibawah Bible?

    Asumsi dangkal.

    Ini pendapat para tokoh kristiani (nasrani) terhadap Al-Quran.

    1.Harry Gaylord Dorman

    dalam buku “Towards Understanding lslam”, New York, 1948, p.3, berkata: “Kitab Qur’an ini adalah benar-benar sabda Tuhan yang didiktekan oleh Jibril, sempurna setiap hurufnya, dan merupakan suatu muk-jizat yang tetap aktual hingga kini, untuk mem-buktikan kebenarannya dan kebenaran Muhammad.”

    2. Prof. H. A. R. Gibb

    dalam buku “Mohamma-danism”, London, 1953, p. 33, berkata seba-gai berikut: “Nah, jika memang Qur’an itu hasil karyanya sendiri, maka orang lain dapat menandingi-nya. Cobalah mereka mengarang sebuah ungkapan seperti itu. Kalau sampai mereka tidak sanggup dan boleh dikatakan mereka pasti tidak mampu, maka sewajarnyalah mereka menerima Qur’an sebagai bukti yang kuat tentang mukjizat.”

    3. Sir William Muir

    dalam buku “The Life of Mo-hamet”, London, 1907; p. VII berkata sebagai berikut: “Qur’an adalah karya dasar Agama Islam. Ke-kuasaannya mutlak dalam segala hal, etika dan ilmu pengetahuan.”

    4. DR. John William Draper

    dalam buku “A His-tory of the intelectual Development in Europe”, London, 1875, jilid 1 , p. 343-344, berkata: “Qur’an mengandung sugesti-sugesti dan proses moral yang cemerlang yang sangat berlimpah-limpah; susunannya demikian fragmenter, sehingga kita tidak dapat mem-buka satu lembaran tanpa menemukan ungkapan-ungkapan yang harus diterima olehsekalian orang. Susunan fragmenter ini, mengemukakan teks-teks, moto dan per-aturan- peraturan yang sempurna sendirinya, sesuai bagi setiap orang untuk setiap peris-tiwa dalam hidup.”

    5. DR. J. Shiddily

    dalam buku “The Lord Jesus in the Qur’an”, p. 111 , berkata: “Qur’an adalah Bible kaum Muslimin dan lebih dimuliakan dari kitab suci yang manapun, lebih dari kitab Perjanjian Lama dan kitab perjanjian Baru.”

    6. Laura Vaccia Vaglieri

    dalam buku “Apologie de I’Islamism, p. 57 berkata: “Dalam keselu-ruhannya kita dapati dalam kitab ini, suatu ko-leksi tentang kebijaksanaan yang dapat diperoleh oleh orang-orang yang paling cer-das, filosof-filosof yang terbesar dan ahli-ahli politik yang paling cakap… Tetapi ada bukti lain tentang sifat Ilahi dalam Qur’an, adalah suatu kenyataan bahwa Qur’an itu tetap utuh melintasi masa-masa sejak turunnya wahyu itu hingga pada masa kini…Kitab ini dibaca berulang-ulang oleh orang yang beriman dengan tiada jemu-jemunya. Keistimewaan-nya pula, Qur’an senantiasa dipelajari/dibaca oleh anak-anak sejak sekolah tingkat dasar hingga tingkat Profesor. ” “Sebaliknya malah karena diulang- ulang ia makin dicintai sehari demi sehari. Qur’an membangkitkan timbul-nya perasaan penghormatan dan respek yang mendalam, pada diri orang yang mem-baca dan mendengarkannya…. Oleh karena itu bukan dengan jalan paksaan atau dengan senjata, tidak pula dengan tekanan mu-baligh-mubaligh yang menyebabkan penyiaran Isiam besar dan cepat, tetapi oleh ke-nyataan bahwa kitab ini, yang diperkenalkan kaum Muslimin kepada orang-orang yang di-taklukkan dengan kebebasan untuk meneri-ma atau menolaknya adalah kitab Tuhan. Kata yang benar, mukjizat terbesar yang da-pat diperlihatkan Muhammad kepada orang yang ragu dan kepada orang yang tetap ber-keras kepala.”

    7. Prof. A. J. Amberry,

    dalam buku “De Kracht van den Islam”, hlm. 38, berkata: “Qur’an ditulis dengan gaya tak menentu dan tidak teratur, yang menunjukkan bahwa penulisnya di atas segala hukum-hukum pengarang manusia.”

    8. G. Margoliouth

    dalam buku “Introduction to the Koran” (kata pendahuluan untuk buku J. M. H. Rodwell), London, 1918, berkata: “Diakui bahwa Our’an itu mempunyai kedudukan yang penting diantara kitab-kitab Agama di dunia. Walau kitab ini merupakan yang terakhir dari kitab-kitab yang termasuk dalam kesusasteraan ini, ia tidak kalah dari yang mana pun dalam effeknya yang meng-agumkan, yang telah ditimbulkannya ter-hadap sejumlah besar manusia yang telah menciptakan suatu phase kemajuan ma-nusia dan satu tipe karakter yang segar.”

    9. George Sale

    dalam buku “Joseph Charles Mardrus-Premilinary Discourse”, berkata: “Di seluruh dunia diakui bahwa Qur’an tertulis dalam bahasa Arab dengan gaya yang paling tinggi, paling murni….diakui sebagai standard bahasa Arab… dan tak dapat ditiru oleh pena manusia… Oleh karena itu diakui sebagai mukjizat yang besar, lebih besar daripada membangkitkan orang mati, dan itu saja sudah cukup untuk meyakinkan dunia bahwa kitab itu berasal dari Tuhan.”

    10. E. Denisen Ross

    dari “Introduction to the Koran-George Sale”, p. 5, berkata: “Qur’an memegang peranan yang lebih besar terhadap kaum Muslimin daripada peranan Bible dalam agama Kristen. Ia bukan saja merupakan sebuah kitab suci dari kepercayaan mereka, tetapi juga merupakan text book dari upacara agamanya dan prinsip-prinsip hukum kemasyarakatan…..Sungguh sebuah kitab seperti ini patut dibaca secara meluas di Barat, terutama di masa-masa ini, di mana ruang dan waktu hampir telah dipunahkan oleh penemuan-penemuan modern.”

    11. James A. Michener

    dalam “Islam the Misun-derstood Religion Readers Digest”, Mei 1955, berkata sebagai berikut: “Berita Qur’an inilah yang mengusir patung–patung dewa, dan memberikan ilham kepada manusia untuk merevolusikan hidup dan bangsa mereka…. Kombinasi antara persem-bahan kepada Satu Tuhan ditambah dengan perintah prakteknya yang membuat Qur’an menjadi khas. Bangsa yang beragama di Timur yakin bahwa negara mereka hanya akan diperintah dengan baik apabila hukum–hukumnya sejalan dengan Qur’an.

    12. W.E. Hocking

    dalam “Spirit of World Politics -New York 32″, p. 461 , berkata: “…saya merasa benar dalam penegasan saya, bahwa Qur’an berisi amat banyak prinsip-prinsip yang diperlukan untuk pertumbuhannya sendiri. Sesungguhnya dapat dikatakan bahwa hingga pertengahan abad ke-13, Islamlah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia Barat.”

    13. Napoleon Bonaparte :

    a. Dari “Stanislas Cuyard-Ency des Sciences Religioses”, Paris, 1880, jilid IX, p. 501 berkata sebagai berikut: ” Selama abad-abad pertengahan, sejarah Islam peradaban sepenuhnya. Berkat keuletan kaum Musliminlah maka ilmu pengetahuan dan falsafah Yunani tertolong dari kebinasaan, dan kemudian datang membangunkan dunia Barat serta membangkitkan gerakan intelektual sampai pada pembaruan Bacon. Dalam abad ke-7 dunia lama itu sedang dalam sakaratulmauit. Muharnmad memberi kepada mereka sebuah Qur’an yang rnerupakan titik tolak ke arah dunia baru.”

    b. Dari buku “Bonaparte et I’Islarn oleh Cherlifs, Paris, p. 105, berkata sebagai berikut: “I hope the time is not far off when I shall be able to unite all the wise and educated men of all the countries and establish a uniform regime based on the prinsiples of the Qur’an wich alone can lead men to happiness. Artinya: Saya meramalkan bahwa tidak lama lagi akan dapat dipersatukan semua manusia yang berakal dan berpendidikan tinggi untuk memajukan satu kesatuan kekuasaan yang berdasarkan prinsip–prinsip ajaran Islam, karena hanyalah Qur’an itu satu-satunya kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada ke-bahagiaan.

    ______________________

    isi Al-Quran lebih mengandung unsur-unsur Sains yang gak bisa dibantah oleh argumentasi saintis-ateism itu sendiri.

    pernah baca bukunya Maurice Buchail bang?
    seorang saintis asal prancis beragama nasrani.

    disitu dia bandingkan antara Quran Bible dan Sains Modern.
    lewat unsur-unsur dalam berbagai ayat yang termaktub didalam kedua Kitab Suci ini.

    dibaca bang. entar anda tahu siapa pemenangnya.

    70% lebih ayat dalam Al-Quran bercerita mengenai Sains yang baru bisa dibuktikan di kondisi sains kekinian.
    pemisah antar air dalam lautan (semacam kristal pemisah)
    mengenai rotasi, evolusi, pergerakan benua (daratan), proses terjadinya hujan, bayi didalam kandungan dan masih banyak lagi.
    ini tidak dijumpai dalam Bible. apalagi kitab kejadian dalam Bible yg salah kaprah menjelaskan mengenai rentetan (urutan) waktu terciptanya alam semesta (kontradiksi dengan sains).
    penciptaan alam semesta, dalam Alquran tidak memakai kata hari. tapi kata masa.

    isi Al-Quran bersinergi dengan sains.
    dan tidak akan pernah berlawanan.
    seiring perkembangan teori sains modern. seiring itu pula bukti kebenaran AlQuran semakin kuat.

    Bible cenderung mengikuti segala bentuk perubahan terhadap ilmu pengetahuan.
    setiap terjadi perubahan/perkembangan teori, para elit kristiani berlomba2 menyatakan bahwa itu sesuai dengan sains. akhirnya sikap atau statement para elit tersebut terbantahkan seiring munculnya antitesis terhadap teori lama yg udah usang.

    masih ingatkah anda tentang pembelaan gereja terhadap teori bumi datar? terhadap teori bumi sebagai pusat tata surya?
    dan gereja melakukan pembunuhan besar2an saat itu terhadap para saintis pembaharu yang tidak sependapat dengan mereka.
    mereka takut alqitab yg udah diklaim ini itu akhirnya terbantahkan.

    ps. buat admin jangan dihapus komentar saya. ini cuma sharing aja.

    no offense, never underestimate.

    Komentar oleh sule | Mei 7, 2013 | Balas

    • Wah… argumennya hebat… panjang dan lebar
      Saya sih tidak memandang ada yang lebih superior antara Al Qur’an dengan Alkitab
      Saya rasa sih kedudukannya sama-sama kitab suci. Termasuk juga kitab suci yang lain seperti: Weda, Taurat, Tripitaka, Tao Te Ching, dan lain-lain.

      Ada 13 orang Nasrani ya yang komentar tentang keunggulan Al Qur’an. Saya rasa itu juga sebagai bentuk betapa orang Nasrani sangat arif dan obyektif menilai sesuatu. Orang Nasrani tidak fanatik sempit terhadap agama dan kitab sucinya. Hanya ada oknum-oknum Nasrani yang berpikiran sempit yang tidak bisa memandang kelebihan agama lain.

      Mengenai keselarasan Kitab Suci dengan Sains, saya rasa Al Qur’an lebih up to date karena diturunkan paling akhir. Sesuai dengan perkembangan pemikiran manusia. Jadi wajar jika Al Qur’an diklaim lebih saintifik.

      Masalah Otoritas Gereja Eropa Abad Pertengahan memang perlu Anda kaji di Sejarah Gereja. Disebutkan bahwa pada jaman itu adalah Abad Kegelapan di Eropa artinya memang secara politik Gereja menguasai Eropa namun secara Iman dan Teologi Gereja mengalami kemunduran. Oleh sebab itu, ada 2 masa yang mengubah kondisi Eropa saat itu. Pertama, adalah masa Reformasi Gereja sebagai awal pemulihan Iman dan Teologi Gereja. Kedua, adalah masa Renaisance sebagai awal pemulihan politik dan ilmu pengetahuan.

      Terima kasih ya atas komentarnya

      Komentar oleh ericktristanto | Mei 15, 2013 | Balas

      • Saya berpendapat bahwa kitab suci agama samawi masing-masing setara pada ukuran tertentu sesuai dengan kebutuhan manusia pada zaman tersebut, jadi jikalau ada tulisan yang tidak dimuat pada kitab lain itu bukan berarti bahwa kitab tersebut tidak komplit atau sempurna tetapi disesuaikan pada kondisi dan situasi yang berkembang saat itu serta permasalahan yang tajam di saat itu, karena jika harus menuliskan semua urutan zaman serta prosesnya penciptaan alam semesta terbentuk maka kita harus menulis ribuan atau mungkin jutaan kitab berukuran tebal yang kita sendiri belum tentu mau membacanya bahkan kitab suci kita sendiri masing-masing saja masih belum selesai mempelajarinya padahal cuma 1 kitab saja. Maka itu di setiap kitab punya permasalahan dan solusinya masing-masing sesuai dengan kebutuhan budaya dan zaman yang berlaku dan diimani oleh kita dizaman sekarang ini dan kita cukup menggalinya agar berguna untuk kehidupan kita sekarang. Ayat ini cukup untuk menunjukkan bahwa tidak semua hal perlu ditulis dikitab kita, hanya yang penting untuk hidup kita saja serta untuk generasi selanjutnya agar mereka percaya kepada Pencipta kita, inilah ayat tersebut:

        Yohanes 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

        Jadi itulah alasan mengapa di kitab lain kadang tidak ditemukan pengetahuan atau peristiwa yang ada di kitab kita, tetapi bukan berarti kitab tertentu lebih superior dalam skala tertentu, tetapi kitab tersebut superior Untuk iman kita masing-masing bukan untuk semua kalangan atau umat lain.

        Komentar oleh acimz | Juni 4, 2013

      • Terima kasih atas opininya
        Menurut pendapat saya anda sangat plural
        yang artinya semua agama benar
        itu berarti bahwa perbedaan yang ada tetap membuat kita berada di jalan kebenaran yang sama
        saya jadi muncul pertanyaan, bagaimana kalau kita satukan saja ketiga agama samawi tersebut? lalu bagaimana mengukur itu agama samawi atau bukan? kalau di kemudian hari muncul agama baru lagi apa masih bisa diakui kebenarannya?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 14, 2013

  15. Jika menurut iman saya pribadi, Alkitab adalah prioritas dan otoritas tertinggi karena Firman Allah yang ya dan amin artinya benar demikian, dan kitab2 lain adalah referensi untuk meneguhkan apa yang saya yakini. Demikian juga penemuan dalam ilmu pengetahuan juga hanya sekadar meneguhkan apa yang tertulis di kitab yang saya yakini. Banyak penelitian dari ilmuwan yang telah membongkar dunia dengan penemuan mereka, TETAPI bukan berarti setiap ada kebenaran baru kita harus ikuti menjadi keyakinan /agama yang baru. Kitab suci

    Komentar oleh acimz | Juni 14, 2013 | Balas

    • Boleh tau saudara aa_cym kristen apa? Katolik kah? Protestan kah? Pantekosta kah? atau yang lain?
      Kalau memang kebenaran baru tidak harus diikuti menjadi keyakinan atau agama maka sepatutnya kita memiliki satu agama yaitu agama Yahudi dengan kitab suci Taurat karena agama ini yang paling mula-mula. Apakah benar demikian?

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013 | Balas

      • Saya sendiri seorang kristen karismatik. Jika ada

        Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013

      • Jika ada kebenaran baru berdiri di samping agama awal maka harus mengacu pada nubuat kitab mereka tentang keberadaan kebenaran baru ini apakah ada wahyu, nubuat dan tulisan khusus sebelumnya mengenai hal ini. Nah yesus datang untuk menggenapi apa yang pernah tertulis di kitab sebelumnya, dia perwujudan dari nubuatan kitab suci, makanya umat kristen mengikuti nubuatan kitab suci mereka agar ketika mesias itu datang, maka kita harus ikuti ajarannya. Dan jika ada kebenaran baru lagi yang berdiri di samping kan umat yahudi dan Alkitab maka perlu diuji dan di teliti lagi apakah ada demikian dan jika ada maka perlu diikuti lagi ajarannya karena mengacu penggenapan nubuat kitab sebelumnya, tetapi bagi kami umat kristen kami hanya di perintahkan untuk menunggu yesus datang kedua kali, itu saja.

        Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013

      • Baiklah jika anda mengatakan nubuat dari kitab suci mengacu pada yesus tapi ada orang yang mengatakan bahwa nubuat dari kitab suci itu mengacu pada muhammad. mana yang benar?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013

  16. Kitab suci menunjukkan jalan kebenaran bukan sekadar ilmu pengetahuan semata. Jika ingin saling membuktikan mana yang lebih update dan canggih ilmu pengetahuannya saya akan mengikuti Albert Einstein atau Stephen Hawking karena penemuan mereka lebih detail dan rumit serta mempunyai data untuk membuktikan temuan mereka. Kitab suci adalah “acuan” dasar jika ingin meneliti sesuatu. Mengenai agama, saya pribadi pasti meyakini agama yang saya anut benar, itu adalah ranah keyakinan saya. Tetapi mungkin untuk umat lain bisa saja lain pandangan, itulah adalah wajar karena itu adalah area keyakinan seseorang, tetapi suatu pandangan naif dan salah jika memaksakan keyakinan kita kepada orang lain tanpa ada “bukti nyata” dari iman dan keyakinan kita. Karena itu banyak juga orang ateis yang justru punya bukti kuat dari mereka sendiri dari apa yang mereka percayai dibandingkan dengan kita yang notabene beragama. Contoh : jika agama kita berkata harus mengasihi tetapi kita malah membenci atau malah pendendam, maka mereka punya bukti kuat bahwa agama yang kita ikuti adalah palsu atau salah, sekalipun kita mau ancam mereka dengan kata tuduhan dosa, sesat, neraka, atau golok dileher, hanya akan meyakinkan mereka bahwa agama kita salah dan sesat serta mereka yang benar. Tidak Mudah menyatukan agama samawi, lah agama kita sendiri aja punya banyak aliran dan sulit untuk disatukan malah kadang ada yang perang saudara, lihat aja di timteng padahal satu kitab, makanya Indonesia jangan dijadikan negara agama, lah wong satu guru dan pemimpin saja belum bisa satu apalagi yang berbeda agama bisa2 kapal pecah. Kalau ada kebenaran lain yang muncul sebagai suatu agama telaah dulu apakah itu sesuai dengan agama, kitab suci dan keyakinan kita atau hanya sekedar perkembangan zaman yang makin edan.

    Komentar oleh acimz | Juni 14, 2013 | Balas

    • Jika anda mengatakan kitab suci adalah acuan dasar dalam meneliti sesuatu, maka apa acuan dasar bagi Newton, Edison, Einstein dan Hawking dalam kitab suci (dalam hal ini Alkitab, sesuai iman anda) sehingga mereka menemukan penemuan mereka?
      Jika memang keyakinan yang dipakai sebagai dasar menentukan kebenaran maka tidak ada tolok ukur kebenaran. Implikasinya semua hanya berdasarkan keyakinan, yang artinya apapun keyakinan orang itu, maka keyakinan itu dianggap suatu kebenaran.
      Saya ingin mengajak anda untuk berdiskusi dengan logis karena menurut saya logika mampu menuntun kita dalam kebenaran walaupun terbatas. Saya akui logika kita terbatas namun paling tidak kita punya tolok ukur dalam menilai suatu kebenaran.
      Saya tidak dalam rangka memaksa keyakinan pada seseorang. Saya hanya ingin kita bertukar wawasan.
      Ketika kita tidak bisa menyatukan agama samawi ini menandakan bahwa ada perbedaan fundamental yang cukup dalam. Artinya Agama samawi itu berbeda-beda alias tidak sama dan tidak bisa disatukan. Lebih dalam lagi, ketika semua berbeda dan semua mengaku benar maka patut dipertanyakan kebenarannya? Karena jika semuanya benar seharusnya sangat mudah menyatukan ketiga agama samawi karena punya fondasi kebenaran yang sama. Buktinya adalah sebaliknya. Karena berbeda maka hanya ada satu yang benar atau ketiganya salah.

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013 | Balas

      • Ketika para ilmuwan meneliti sesuatu dia pasti punya pertanyaan diri mengenai suatu objek yang diteliti dan mencoba mencari jawabannya. Dalam proses pencarian jawaban tersebut butuh semacam referensi untuk pengumpulan data. Nah di dunia ini banyak sekali “sumber” untuk dijadikan referensi dan kitab suci adalah salah satu sumber yang bisa di teliti untuk menemukan jawaban terutama penciptaan alam semesta dan bumi, nah karena buku paling tua di muka bumi maka para ilmuwan “biasanya” meneliti di mulai dari sini untuk menemukan kebenarannya, karena di mana lagi untuk menemukan tulisan tentang proses penciptaan selain di kitab suci karena tulisan tersebut paling dekat umurnya pada peristiwa awal zaman di banding tulisan atau referensi yang lain.

        Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013

      • Apakah hanya kitab suci sebagai rujukan? saya rasa kitab2 dongeng, cerita2 mitologi dan prasasti2 ada jauh yang lebih tua. Artinya rujukan, acuan dan dasar ilmuwan meneliti tidak hanya kitab suci sesuai pendapat Anda bahwa Kitab Suci hanyalah salah satu sumber yang bisa diteliti. Karena hanya sebagai salah satu sumber maka kebenaran kitab suci tidak mutlak sehingga bisa saja temuan ilmuwan yang terbaru bertentangan dengan Kitab Suci. Dari sini bisa dinilai Kitab Suci mana yang mendukung temuan ilmiah terbaru. Ini seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa logika bisa dipakai sebagai tolok ukur kebenaran.

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013

      • Dan ketika data hasil penelitian sudah muncul maka perlu dicocokkan kembali data tersebut dengan sumber referensi yang menjadi tolok ukur/acuannya apakah ada perbedaan dengan sumbernya. Proses penelitian dan penelusuran seperti ini lama kelamaan akan membentuk semacam keyakinan atas sumber acuan atau menemukan “pencerahan” pengetahuan bagi ilmuwan itu sendiri jika memang hasilnya cocok dengan objek yang sedang ditelitinya.

        Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013

      • Bagaimana jika hasil penelitian berbeda dengan sumber referensinya (dalam hal ini kitab suci)? Mana yang kita pegang? Kitab suci atau hasil temuan ilmiah terbaru?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013

      • Mengenai wacana penyatuan agama samawi; saya punya pendapat tersendiri mengenai hal ini. Sangat amat sulit menemukan titik temu dengan kedua belah pihak atau bahkan beberapa pihak jika masing2 mempertahankan paradigma yang telah terbentuk turun temurun selama ini. Hal ini nyata ketika Yesus mencoba menyatukan kembali “domba2 Israel” yang tercerai berai, yang berakhir dengan penganiayaan terhadap orang2 Kristen, ini terulang kembali di zaman Muhammad, konflik terjadi dengan orang2 Yahudi dan lagi2 terulang pada peristiwa perang salib, bahkan imbasnya terasa di zaman sekarang ketiga umat ini tidak pernah akur sampai hari ini. Mayoritas Orang yahudi tidak pernah mengakui Yesus sebagai mesias mereka dan menganggap kaum Nasrani adalah kaum bidat, dan kemudian mayoritas orang Nasrani tidak menganggap Muhammad itu utusan dari Allah, dan kaum muslim menganggap ini semua adalah konspirasi jahat yahudi termasuk kitab suci umat Kristen sendiri, serta mengkafirkan mereka. Sekarang bagaimana menyatukan mereka semua setelah mengalami peristiwa yang “menyakitkan” ini? Lalu muncul banyak gerakan2 spiritual di generasi selanjutnya untuk menemukan “pencerahan” atas keruwetan ini semua, lalu muncul agama2 baru yang lebih humanisme karena mengedepankan cinta kepada sesama dan persaudaraan tetapi masalah muncul ketika sosok Allah tidak dominan di sana dan tidak ada Firman Allah yang langsung dari mulut Allah sehingga menimbulkan keraguan atas keabsahan agama humanis ini. Lalu sekarang banyak gerakan radikal dengan basis agama yang mengulang kembali peristiwa menyakitkan seperti perang salib. Tidak akan pernah bisa bersatu dan tercipta damai jika masing2 memegang senjata untuk membela apa yang di yakini. Penyatuan ini tidak mudah, karena butuh sosok pemimpin yang diharapkan bisa menyatukan pihak2 yang berkonflik ini, maka agama samawi ini punya semacam keyakinan atas datangnya “penyelamat /mesias” yang akan membela mereka.

        Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013

      • Saya menilai bahwa pendapat anda hampir sama dengan pendapat saya yang intinya ketiga agama samawi tidak bisa disatukan. Hanya saja anda menggunakan pendekatan historis sedangkan saya menggunakan pendekatan dogmatis. Dan menurut saya pendekatan historis belum menjawab pertanyaan mengapa masing2 pemeluk begitu kuat mempertahankan paradigma yang telah terbentuk turun temurun.

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013

      • Btw artikel ini memang menarik untuk di bahas, mengenai peradaban tinggi masa lampau. Saya pun senang membaca artikel tentang nefilim, nibiru, proyek rahasia HAARP, blue beam project, illuminati, freemason, dalam yang berbau teori konspirasi, karena masih berkaitan dengan artikel ini. Thanks buat artikelnya.

        Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013

      • Terima kasih
        Sepertinya concern dan interest kita sama dalam hal teori konspirasi
        Kita bisa berbagi wawasan disini
        Saya rencananya juga akan posting mengenai perang konspirasi dunia
        but still in progress…..

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013

  17. Yah benar kitab suci adalah hanya salah satu rujukan bagi beberapa ilmuwan tetapi Kebenaran mutlak tetap berada pada kitab suci yang superior, karena hasil penelitian seseorang bisa berubah dan di sanggah oleh ilmuwan lain yang punya data lain yang lebih akurat, makanya kebenaran manusia itu relatif dan tidak mutlak tapi kitab suci tak lekang oleh zaman. Contoh :pada beberapa dekade lalu para ilmuwan menemukan bahwa umur bumi sekian ribu tahun, tetapi beberapa dekade setelahnya muncul lagi penemuan baru bahwa umur bumi telah mencapai beberapa ribu tahun mengacu pada temuan fosil, makanya kebenaran ilmu pengetahuan kadang sering berubah karena faktor keterbatasan penelitian ilmuwan itu sendiri entah itu fasilitasnya atau datanya atau mungkin otaknya.

    Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013 | Balas

    • Kitab Suci superior? Kitab suci yang mana itu? Mengingat ada banyak kitab suci.
      Menurut contoh Anda umur bumi sudah sekian ribu tahun, tapi sekarang coba urutkan umur manusia sekarang hingga umur Adam, apakah ada sampai sekian ribu tahun?

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013 | Balas

      • Perlu di gali lebih lanjut. Kitab kejadian menceritakan proses penciptaan langit dan bumi, pada waktu di ciptakan terang dan di pisahkan dari gelap apakah ada yang tahu berapa lama proses nya? 1 hari? 1 miliar tahun? Ketika Allah berkata jadilah petang pagi itulah hari ke-1 (bukan 1 hari). Kata hari jika di gali tepatnya adalah “masa” sedangkan saat itu belum ada Masa2 yang tetap. Masa2 yang tetap baru ada ketika penciptaan matahari bulan Bintang2. ketika menciptakan tumbuhan juga Allah berfirman agar “menumbuhkan” tunas, proses pertumbuhan itu juga bisa memakan beberapa waktu dan masa. Penciptaan binatang juga disuruh agar berkembang biak dan itu juga memakan masa yang tidak cepat. Bahkan dari masa ke-1 sampai masa ke-7 itu rentang waktunya bisa ribuan atau jutaan tahun. Belum lagi proses berganti petang menjadi pagi tidak jelas berapa waktunya. Kisah menjadikan manusia juga demikian. Saya Tidak tahu apakah umur manusia ketika di taman eden itu “kekal” atau terhitung karena untuk manusia awalnya di ciptakan untuk kekekalan dan pada saat jatuh dalam dosa baru hakikat kekalnya hilang, itu yang perlu di kaji lagi.

        Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013

      • Dalam 2 Petrus 3:8 disebutkan bahwa 1 hari di hadapan Tuhan sama seperti seribu tahun. Jika ada 7 hari penciptaan maka sama dengan 7 ribu tahun. jika kita menghitung usia setiap tokoh alkitab sejak manusia pertama yaitu adam hingga tahun saat ini maka didapat angka sekitar 11.000-an tahun. Jika ditotal maka umur bumi dari sejak penciptaan sampai tahun ini (2013) adalah sekitar 18.000 tahun. Apakah usia bumi berdasarkan alkitab ini sesuai dengan penemuan saat ini melalui fosil-fosil yang berusia ratusan ribu tahun atau malah jutaan ribu tahun?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013

  18. Jika jg hasil temuan berbeda dengan kitab suci maka dia harus membuka forum diskusi dengan ilmuwan lain atau debat pengetahuan untuk mengetahui di mana letak kesalahannya, hasil temuan pribadi kadang bisa salah karena keterbatasan yang saya sebut di atas . Sedangkan kitab suci di tulis secara final lewat hasil pergumulan, diskusi, debat terbuka penelitian secara hati2 dan di bantu oleh para rohaniwan lainnya.

    Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013 | Balas

    • Saya perlu mengkritik pendapat Anda bahwa Kitab Suci ditulis sebagai hasil pergumulan, diskusi, dan hasil debat. Ini berarti bahwa Kitab Suci bukan berasal dari Firman Allah? Kalau memang Kitab Suci berasal dari Firman Allah namun digumulkan dulu, didiskusikan dulu atau didebatkan dulu, maka Firman Allah tersebut telah tercemar oleh pemikiran manusia. Apakah seperti itu?

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013 | Balas

      • Diskusi itu perlu agar ada konfirmasi dan legitimasi tentang keabsahan firman Allah, karena pikiran kita terkotak2 oleh banyak pemikiran serta kebudayaan maka diskusi adalah cara terbaik untuk menemukan kata sepakat dengan apa yang tertulis di dalamnya. Ketika seseorang datang membawa penerangan atau pencerahan maka dia harus melewati ujian dan tempaan agar muncul kredibilitas bahwa dia adalah memang berasal dari Allah. Semua nabi di uji demikian agar firman Allah teruji keabsahan nya. Pergumulan adalah cara untuk menaklukkan kehendak diri oleh kehendak Allah karena Allah ingin menyatakan lewat Firman tetapi otak dan hati kita harus tunduk pada kehendaknya. Justru yang perlu di curigai adalah mereka yang tidak bergumul karena jangan2 mereka memanfaatkan firman Allah untuk kehendak pribadi mereka.

        Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013

      • Kalau keabsahan firman Allah bergantung pada diskusi manusia maka Allah tidak berkuasa atas firmannya. artinya allah tidak bisa menjaga keutuhan firmannya karena harus melalui penyaringan diskusi manusia.
        justru karena pikiran manusia terkotak oleh kebudayaan maka sangat mungkin firman allah tercemar oleh kebudayaan manusia tersebut.
        Masalah seorang utusan atau nabi harus diuji dan mengalami pergumulan saya rasa itu tidak jadi soal dan saya sependapat dengan anda.

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013

  19. Baik pendekatan dogmatis maupun historis adalah cara untuk menemukan akar permasalahan konflik agama ini. Tetapi solusi penyelesaian tergantung kemauan, kerendahan hati, saling melihat perbedaan yang ada merupakan puzzle Allah untuk menemukan inti kehendak ilahi atas manusia.

    Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013 | Balas

    • Bagaimana mungkin kemauan dan kerendahan hati manusia dapat menyatukan agama kita jika kehendak ilahi atas manusia dalam masing2 agama berbeda?

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013 | Balas

      • Penyatuan agama bukan urusan kita, itu urusan Allah dan mesias yang di tentukan nanti. Urusan kita adalah taat pada keyakinan kita dan jika waktunya tiba maka tidak ada yang mustahil semua bangsa dan suku akan di satukan oleh Dia.

        Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013

      • Ketika anda menyerahkan penyatuan agama sebagai urusan Allah maka sepertinya anda kehabisan argumen. hehehe…. piss
        Artinya anda mengembalikannya pada ranah keyakinan bukan ranah logika

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 15, 2013

  20. Saya tunggu artikel lainnya untuk di bahas sehingga lebih menarik lagi.

    Komentar oleh acimz | Juni 15, 2013 | Balas

  21. Maaf sepertinya anda belum mengerti peristiwa penciptaan kata hari dalam bahasa aslinya adalah “yom” artinya masa, nah masa menurut perhitungan yahudi kuno masih dalam perdebatan karena bisa berarti 12 jam dalam 1 hari sedangkan dalam perhitungan modern 24 jam dalam 1 hari, bahkan yom bisa berarti masa dalam 1 musim, nah anda terjemahkan sendiri arti kata musim apakah itu dalam hitungan hari atau hitungan bulan. sedangkan kata yom sebelum penciptaan matahari bulan dan bintang “tidak punya hitungan tetap” lama di katakan masa2 yang tetap baru di tetapkan ketika penciptaan benda langit tersebut, maka hitungan 1 hari adalah 1000 tahun adalah asumsi dan hanya kutipan tanpa melihat konteks pasal yang sedang dibicarakan.

    Komentar oleh acimz | Juni 16, 2013 | Balas

    • Terima kasih atas pencerahannya melalui pendekatan etimologisnya
      Sangat memberi wawasan bagi saya
      Namun dari penjelasan anda bahwa arti kata “masa” masih dalam perdebatan maka bagaimana kitab itu bisa menjadi acuan atau dasar penelitian kalau kitab suci itu sendiri belum memberi kejelasan
      Jika anda mengatakan bahwa 1 hari = 1000 tahun itu hanya asumsi dan bukan kebenaran maka apakah ayat 2 Petrus 3:8 itu salah? Atau bisakah dijelaskan konteks ayat ini seperti apa?

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 16, 2013 | Balas

      • Saya hanya ingin menjelaskan bahwa sebelum di ciptakan benda penerang untuk “masa2 yang tetap” maka sebelumnya ada “masa2 yang tidak Tetap” atau sulit dikalkukasi dengan satuan ukuran waktu modern, itu saja. Asumsi yang saya maksud adalah jangan menerapkan1000 tahun untuk kata 1 hari,pada peristiwa penciptaan, karena belum ada satuan ukuran waktu/masa yang tetap.

        Komentar oleh acimz | Juni 16, 2013

      • ya ya saya paham sekarang
        lalu kapan kita bisa menerapkan 1 hari = 1000 tahun?
        apa setelah benda penerang tercipta?
        kalau memang demikian maka penghitungan usia bumi bisa dimulai sejak penciptaan benda penerang?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 16, 2013

      • Anda bisa menetapkan 1 hari = 1000 tahun “setelah” diciptakan benda penerang untuk masa2 yang “tetap” tapi sebelum peristiwa itu terjadi masa yang tidak menentu satuan ukuran.

        Komentar oleh acimz | Juni 16, 2013

      • Firman Allah itu ya dan amin TETAPI keabsahan firman Allah yang diberitakan lewat daging dan otak manusia perlu di uji keabsahan nya, perlu legitimasi dan konfirmasi dengan umat lain agar didapati apakah benar yang diberitakan itu firman Allah atau ada campur tangan manusia, seandainya Allah ingin menyampaikan pesan lewat diri nya secara langsung (audible) artinya tanpa campur tangan manusia, maka tidak di perlukan pengujian seperti itu

        Komentar oleh acimz | Juni 16, 2013

      • Apa anda hendak menyatakan bahwa firman yang disampaikan oleh para nabi termasuk oleh yesus itu tidak absah?
        Kalau memang firman Allah memerlukan legitimasi dan konfirmasi dari umat lain maka kedudukan umat lain lebih tinggi dari kedudukan firman Allah karena mereka yang melegitimasi dan mengkonfirmansi. apa begitu?
        kemudian tolok ukur apa atau standard apa yang dipakai umat lain untuk menilai apakah firman Allah ini absah atau tidak?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 16, 2013

      • Usia bumi di hitung selama ini berdasarkan umur fosil, hanya itu yang bisa dijelaskan secara ilmiah, dan perhitungan umur bumi tetap diukur sejak bumi di ciptakan dari sejak awal, missing link nya mungkin perhitungan sebelum ada tercipta benda penerang, mungkin… Ini cuma asumsi pribadi saja kalau menghitung umur bumi harus dimulai berapa lama umur matahari karena misalkan umur matahari katakanlah 10.000 tahun maka umur dari bumi kemungkinan lebih lama dari matahari karena jika mengacu pada Alkitab maka didapati bhw penciptaan daratan lautan dan tumbuhan dalam arti penciptaan bumi lebih dulu dari benda penerang ini.

        Komentar oleh acimz | Juni 16, 2013

      • Dari penjelasan anda, masihkah dapat kitab suci dijadikan dasar acuan penelitian ilmiah? karena ternyata masih ada missing link
        Kalau ternyata bumi lebih tua dari matahari (berdasarkan pendapat anda) maka bertentangankah dengan teori pembentukan tata surya?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 16, 2013

  22. Semua cara manusia adalah bagaimana menyatukan semua agama menjadi 1, tetapi itu cara yang salah semua pernah terjadi ketika peristiwa pembangunan menara babel pada kejadian 11 dan Allah tidak suka , tetapi jika ingin menyatukan umat itu yang Tuhan kehendaki, karena dia lebih ingin umat yang bersatu dulu, karena bagaimana menyatukan semua agama sedangkan dalam 1 agama aja umatnya masih ter pecah belah?

    Komentar oleh acimz | Juni 16, 2013 | Balas

    • Poin anda adalah penyatuan agama itu adalah terserah kehendak Tuhan. Kalau menurut anda sendiri agama2 samawi itu sama atau tidak sih? maaf saya harus mengulang pertanyaan ini.

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 16, 2013 | Balas

      • Kalau menurut saya agama samawi itu berasal dari pucuk yang sama yaitu Abraham/Ibrahim, tetapi seiring perkembangannya banyak peristiwa sejarah yang menyebabkan banyak perpecahan antar umat sehingga tercipta agama ini agama itu. Anggap Abraham/Ibrahim itu ayah kandung kita dan ia punya banyak anak, pasti setiap anak punya gambaran sendiri tentang ayahnya dia menjabarkan sendiri pribadi ayahnya menurut pemikirannya sendiri, masing2 anak menulis diary tentang ayahnya, jika kita kumpulkan semua diary tersebut pasti isinya masing2 berbeda. Demikian juga agama, agama itu seperti diary yang dimana tulisannya pasti tidak sama dengan kitab suci lain. Contoh lain: baca kitab Matius, markas, Lukas, yohanes, walaupun menuliskan tentang yesus tetapi isinya tetap ada perbedaan, apa kira2 sudah paham penjelasannya?

        Komentar oleh acimz | Juni 16, 2013

      • Saya ingin bertanya apakah abraham/ibrahim mengajarkan ajaran yang berbeda-beda kepada tiap anaknya?
        Jika anda menganggap agama sebagai diary yang ditulis oleh manusia maka tidak ada kuasa dari Allah artinya agama bukanlah berasal dari Firman Allah?
        Jika saya membaca Matius, Markus, Lukas dan Yohanes saya tidak melihat perbedaan makna yang lihat adalah perbedaan gaya bahasa. Keempat injil tersebut menceritakan hal yang sama tanpa perbedaan hanya gaya bahasa saja yang memiliki khas masing2.

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 16, 2013

  23. Soal keabsahan firman Allah lewat nabi atau perantaraan/utusan; yesus pun di uji keabsahan nya ketika pencobaan di padang gurun pada Matius 4 dan dia menang, dia juga memperoleh konfirmasi dan legitimasi ketika peristiwa pembaptisan oleh yohanes dan saat itu Roh Kudus turun seperti dalam bentuk burung merpati dan terdengar suara dari langit oleh muridnya. Semua harus lewat proses seperti itu. Mungkin seperti ini pengandaiannya: jika seorang presiden memberi perintah kepada seseorang agar menyampaikan kepada rakyat apa yang harus di laksanakan oleh warganya, maka jika orang tersebut menyampaikan kepada warga tanpa otoritas (legitimasi) dari presiden percuma saja apa yang dia katakan, sekalipun perintah itu benar dari presiden. Sekarang anda coba bayangkan presiden itu Allah dan orang yang di beri perintah itu utusannya, saya harap anda bisa mengerti arti perumpamaan ini.

    Komentar oleh acimz | Juni 16, 2013 | Balas

    • siapa yang menguji yesus? manusiakah yang menguji yesus?
      siapakah yang memberi konfirmasi dan legitimasi pada Yesus? Roh Kudus atau manusia? kalau Roh Kudus yang memberi konfirmasi dan legitimasi maka ini membantah pendapat anda sendiri yang mengatakan bahwa Firman Allah harus dikonfirmasi dan legitimasi oleh umat lain

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 16, 2013 | Balas

      • Semua kejadian bisa menguji keabsahan seseorang jika memang berasal dari Allah. Selain iblis yang menguji yesus, ada yang lain, para tua2, imam2 kepala, farisi, saduki, bahkan lewat muridnya pun dia diuji. Dia harus melewati semua ujian agar bisa menunjukkan bahwa memang dia dari Allah. Saya bilang bahwa firman Allah ya dan amin TETAPI si pemberita firman tersebut yang berbentuk daging dan otak harus memperoleh legitimasi dan konfirmasi agar keabsahan Firmannya teruji.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • jika para tua2 dan imam2 kepala, kaum farisi dan saduki tidak mengakui keabsahan yesus maka kita tidak perlu mengikuti yesus kan?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

  24. Jika ingin mengetahui berapa sih usia matahari sampai hari ini mungkin link ini bisa membantu sedikit informasi http://m.news.viva.co.id/news/read/203926-berapa-lama-umur-rata-rata-bintang- dikatakan bahwa usia matahari mencapai 4 milyar tahun lebih, bayangkan perhitungan para ahli seperti itu, berarti umur bumi bisa lebih lama dari umur matahari, dan mungkin bisa menjawab mengapa umur fosil bisa mencapai puluhan ribu tahun, tapi itu tidak sebanding dengan usia matahari kita, artinya usia mahluk purba belum sampai milyaran tahun.

    Komentar oleh acimz | Juni 16, 2013 | Balas

    • Jika dalam menghitung usia bumi itu mendasarkan fosil, pertanyaannya adalah mana yang lebih dulu diciptakan, adam atau makhluk purba (dinosaurus dan lain-lain)?

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 16, 2013 | Balas

      • Saya tidak punya kapasitas untuk menghitung berdasarkan fosil karena itu di luar bidang saya. Tetapi kalau menurut alkitab binatang terlebih dahulu di ciptakan baru terakhir manusia.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Masalahnya adalah jika kita menghitung umur adam sebagai manusia pertama hingga tahun saat ini hasilnya berbeda jauh dengan temuan fosil manusia purba yang kisaran umur fosilnya jutaan tahun

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

      • Kemungkinan penemuan fosil yang lebih tua lagi usianya masih ada, kebenaran ilmu pengetahuan belum mencapai titik final.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • justru itu semakin ditemukannya fosil yang lebih tua maka kitab kejadian semakin tidak relevan dengan ilmu pengetahuan karena berdasarkan kitab kejadian usia kehidupan di bumi tidak setua itu

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

  25. Abraham tidak mengajarkan “inti” pengajaran yang berbeda kepada anak2nya tetapi setiap anak punya persepsi yang khas terhadap orang tuanya. Jika anda punya kakak atau adik, atau anda sebagai ayah sekarang pasti mengerti apa yang saya tuliskan. Saya sendiri punya kakak tetapi kakak saya punya pandangan sendiri tentang ayah saya yang berbeda dengan saya. Dia menganggap ayah saya itu keras hatinya, tetapi bagi saya ayah saya hanya punya prinsip tegas dan bukan seorang yang keras hati. Padahal perlakuan ayah saya kepada anak2nya sama tidak di bedakan. Jika kakak saya menulis diary tentang sudah saya pasti tulisannya berbeda dengan saya, tapi walaupun tulisan anak2 ayah kami berbeda tidak berarti bahwa ayah saya mengajarkan ajaran yang berbeda, itu hanya persepsi anak2nya saja yang membuat ada perbedaan.

    Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013 | Balas

    • Kalau intinya tidak berbeda seharusnya ketiga agama bisa disatukan. kalau sebatas persepsi yang berbeda maka dialog bisa dilakukan untuk menyamakan persepsi. masalahnya adalah inti ajaran agama2 kan berbeda bukan sekedar persepsi.
      Dan sekali lagi, jika ajaran agama berasal dari persepsi manusia maka itu bukan agama melainkan budaya atau peradaban. Agama dibangun atas dasar firman Allah atau atas dasar persepsi manusia?

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013 | Balas

      • Nah itu dia yang menjadi konflik selama ini, masing2 mengklaim bahwa agamanya paling benar, itu tidak salah, yang salah adalah kita membuat perbedaan semakin besar jurangnya dengan mengutip sebagian kecil firman dan melupakan intisari firman secara keseluruhan. Akhirnya bukan kebenaran yang di tegakkan tetapi “pembenaran” yang menyebabkan luka yang dalam untuk umat lain.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Mengapa kok semakin besar jurang pemisahnya karena dari intinya saja sudah beda. inti disini maksud saya adalah fundamental ajarannya.
        Kalau dianggap benar semua seharusnya inti ajarannya sama ternyata kan beda. kalau sudah berbeda inti ajaran fundamental ajarannya maka tidak semuanya benar, hanya salah satu yang benar atau ketiganya salah semua

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

      • Sekali lagi Allah atau Abraham (bapak agama samawi kita) tidak pernah mengajarkan “inti” pengajaran yang berbeda.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Tapi faktanya inti pengajaran ketiga agama kan berbeda.

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

      • Kalau memang ingin mendalami inti pengajaran agama samawi tidak berbeda yang berbeda adalah persepsi dan penafsiran si pembaca kitab suci tersebut.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Apakah anda bisa mencontohkan inti pengajaran ketiga agama samawi yang sama?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

      • Intinya pernah di tanya oleh ahli taurat kepada yesus tentang ” hukum yang terutama” , pasti tahu: kasih Tuhan dengan segenap hidup kita dan kasihi sesama sama seperti kita mengasihi diri sendiri.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Kalau mengenai hukum kasih, ya tidak hanya di agama samawi tapi di agama dan kepercayaan lain pun juga ada. Kalau seperti itu tidak perlu beragama cukup bermoral aja.

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

      • Justru itu yang paling sulit, melakukan kasih kepada sesama tetapi juga tidak boleh kompromi sehingga mengesampingkan kasih kita kepada Tuhan. Harus bisa balance, tidak berat sebelah. Musuh utama yaitu tradisi dan budaya yang bertentangan dengan iman kita. Contoh: di kebudayaan tionghoa ada tradisi untuk menyembah orang tua yang telah meninggal, yang menjadi permasalahan buat orang Kristen yang berdarah tingkat, mereka di satu sisi harus menjaga kasih kita kepada sesama tanpa harus kompromi menduakan Tuhan. Konflik terjadi ketika kita tidak mau melakukan apa yang mereka mau sehingga mulailah konflik. Yesus juga begitu menghadapi orang farisi ketika murid2nya tidak membasuh tangan sebelum makan., dan terjadi lagi konflik. Pada agama tertentu malah tegas2 menolak tradisi yang berasal dari pagan, tetapi dengan cara ekstrem bahkan memusuhi mereka. Nah anda bisa liat sulit sekali menerapkan hukum tertinggi tersebut. Dikatakan hukum yang terutama artinya memang ini area yang paling tertinggi dan paling sulit untuk diterapkan anda bisa lihat kejadian dunia sekarang ini, tidak ada kasih, jika memang kasih adalah cara yang mudah seharusnya dunia dalam keadaan damai hingga saat ini tetapi kenyataannya malah berbeda.

        Komentar oleh acimz | Juni 19, 2013

  26. Ini letak perbedaan buku iman dan buku pengetahuan. Pengetahuan sifatnya berkembang dalam arti akan selalu menemukan kebenaran yang paling baru, dan kebenaran sebelumnya yang di anggap benar di hempaskan mentah2 oleh data penelitian terbaru, jadi sifat kebenaran ilmu pengetahuan bumi /materi tidak bisa di jadikan pegangan untuk hidup kekal . sedangkan kebenaran kitab suci bersifat mutlak tidak ada perubahan.

    Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013 | Balas

    • Bagaimana jika perkembangan ilmu pengetahuan semakin bertentangan dengan kebenaran dalam buku iman?

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013 | Balas

      • Jika pertentangan ilmu pengetahuan semakin menciptakan jurang dengan keyakinan maka bagi saya kitab suci punya otoritas tertinggi bagi hidup saya, saya memilih keyakinan saya di banding ilmu pengetahuan yang bersifat tidak tentu, bukankah manusia pertama kali jatuh ketika memakan buah “pengetahuan” yang baik dan yang jahat? Saya tidak mau iman saya jauh hanya gara2 ilmu pengetahuan yang semakin gila, bukankah sejarah Atlantis juga memberi pelajaran yang sama tentang bahaya pengetahuan jika di salah gunakan?

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Ya sekali lagi anda menggunakan keyakinan anda dan bukan logika anda.
        Okelah masalah perbedaan pengetahuan dengan kebenaran kitab suci kita akhiri ya….
        lanjut ke topik lain saja.
        Wah anda percaya dengan peradaban atlantis?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

  27. Menurut alkitab adam diciptakan pada hari ke enam, jika menurut kalkulasi 1 hari =1000 tahun maka sebelum Allah beristirahat pada hari ke tujuh, di adam telah mati karena usia tidak mencapai 1000 tahun sedang Allah beristirahat pada 1000 hari setelah penciptaan adam. Saya sebenarnya masih belum menemukan titik temu umur adam apakah terhitung sejak dia terbuang dari kekekalan termasuk kekal dalam waktu) di taman eden atau terhitung sejak dia di ciptakan, apakah anda bisa memberi masukan?

    Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013 | Balas

    • Maaf ralat :Allah beristirahat pada 1000 tahun dari sejak penciptaan manusia atau hari ke7.

      Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013 | Balas

      • Beast 666 seperti seolah ingin menjadi sempurna seperti gambar Allah yang dia ciptakan lewat manusia yang bernama adam.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

    • Saya pribadi sependapat dengan anda bahwa umur adam terhitung sejak dia terbuang.
      Tapi itu juga belum menjawab pertanyan-pertanyaan saya tentang usia makhluk purba.
      Maaf jika saya kurang membantu

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013 | Balas

      • Kalau mahluk purba itu binatang atau hewan itu sudah di jelaskan di alkitab bahwa penciptaan lebih dulu dari manusia, maka otomatis umur binatang yang lebih tua dari umur sejarah manusia. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah umur fosil manusia purba yang ditemukan lebih tua jika mengacu perhitungan umur sejarah manusia sampai kepada Adam yang ternyata tidak sesuai dengan perkiraan umur sejarah manusia Di Alkitab.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Paling selama ini saya berpatokan pada penafsiran pribadi saja yaitu : manusia purba adalah ciptaan yang “tidak di kategorikan” sebagai manusia yang “serupa dengan gambar Allah”. Maka banyak mahluk mitologi berdasarkan kitab2/buku2 tertentu. Nah kategori mereka ini masuk dalam penciptaan mahluk sebelum adam yaitu yang di katakan dalam alkitab : binatang besar, yang jika di telusuri versi King James :beast. Menariknya kata beast ini ada juga pada kitab wahyu 13 yaitu : beast 666, jadi apakah itu sebuah kebetulan?

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Kata binatang besar ada di ayat mana ya selain di wahyu?

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

  28. Beast 666 seperti seolah ingin menjadi sempurna seperti gambar Allah yang dia ciptakan lewat manusia yang bernama adam.

    Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013 | Balas

  29. Kalau penjelasannya seperti itu mungkin bisa menjawab kenapa Kain takut di bunuh oleh “sesuatu”, karena beast ini sudah ada jauh sebelum adam ada. Dan tidak heran ada mahluk nefilim di kitab kejadian 6,karena dari mana lagi mereka datang dengan keperkasaan? Jika adam adalah bapak manusia dari mana raksasa seperti goliath maupun kaum Enak ini bisa muncul? Dan mengapa iblis muncul dengan sosok binatang (beast) dalam wujud ular? Dan apakah kebetulan jika kitab wahyu mengatakan “ular yang kepalanya kena luka namun tiba2 sembuh”, dan mengapa hampir di setiap penglihatan baik Daniel maupun yohanes di pulau patmos di kitab wahyu tsb menggambarkan sosok jahat dalam rupa binatang (beast)? Kebetulan kah alkitab menulis semua itu?

    Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013 | Balas

    • Adakah ayat yang mendukung adanya manusia sebelum adam?
      Apakah nefilim dikategorikan sebagai manusia atau binatang?
      Menurut pendapat saya, ketakutan Kain terhadap “sesuatu” adalah ketakutan terhadap manusia keturunan adam yang lain. Demikian juga perempuan yang diambil istri oleh Kain adalah juga keturunan adam yang lain

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013 | Balas

      • Saya hanya percaya ada mahluk lain sebelum adam, tentang rupa dan wujudnya saya hanya bisa mengira2 lewat penafsiran pribadi yang pernah saya paparkan sebelumnya. Nefilim menurut saya adalah mahluk tipe lain yang mungkin seperti manusia tetapi tidak sejatinya manusia. Karena campuran sifatnya atau hybrid.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Apakah penafsiran anda memiliki dasar alkitabiah? Maksud pertanyaan saya adalah anda menafsirkan dari ayat mana di alkitab?
        Kalau nefilim menurut saya adalah manusia-manusia raksasa yang fosilnya sudah ditemukan dan berumur jutaan tahun. nefilim ini adalah manusia yang dilahirkan dari hubungan antara manusia dengan malaikat-malaikat Tuhan yang jatuh dalam dosa dan menjadi roh-roh jahat. Missing linknya ya itu tadi bahwa umur fosilnya jauh lebih tua dari usia adam. Mohon pencerahan….

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

      • Missing link usia antara adam dan manusia purba memang sarat perdebatan, nefilim diceritakan setelah

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Missing link usia antara adam dan manusia purba memang sarat perdebatan, nefilim diceritakan setelah adam di usir dari taman eden, sedangkan fosil2 purba menunjukkan usia yang bertolak belakang. Entah itu apakah kesalahan perhitungan usia fosil atau ada teori yang tidak cocok.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Saya mulai berpikir menemukan missing linknya…
        Titik temunya adalah pada perbedaan lamanya satuan waktu saat ini dengan satuan waktu alkitab.
        Jika saat ini yang menggunakan ukuran waktu masehi berdasarkan kalender gregorian terdiri dari 1 tahun terdiri dari 365 hari dan 365 hari terdiri dari 24 jam maka belum tentu satuan waktu alkitab adalah sama seperti demikian.
        Kalender gregorian sendiri merupakan revisi dari kalender romawi yang ditetapkan pada tahun 46 SM sedangkan kitab kejadian ditulis jauh sebelum kalender romawi bahkan didasarkan pada kalender yahudi yang jelas berbeda dengan kalender romawi.
        Tapi namanya juga opini… bisa salah sih

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 18, 2013

      • Ya anda benar, ada perbedaan perhitungan antara kalender era romawi saat itu dengan kalender yahudi, bahkan lebih jauh lagi perbedaan kalender dengan budaya babilonia /Mesopotamia karena budaya mereka lebih tua atau awal sejarah kebudayaan manusia.

        Komentar oleh acimz | Juni 19, 2013

  30. Jika anda suka membaca artikel tentang UFO maka anda pasti tidak asing dengan istilah “reptilian” yaitu wujud mahluk dengan muka menyerupai kadal atau ular, apakah ada semacam puzzle yang mulai terlihat kesamaannya?

    Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013 | Balas

    • Ehm… apakah ini berarti anda mempercayai adanya mahkluk ruang angkasa yang lain (alien)?
      Apakah anda bermaksud bahwa sebelum menciptakan adam, Tuhan menciptakan alien?
      Bantu saya menyusun puzzle ini….

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013 | Balas

      • Apakah ada atau tidak ada, jujur saya terbatas dalam hal ini tetapi peninggalan peradaban seperti piramida atau bangunan yang seperti itu yang kita manusia dengan teknologi hari ini masih belum bisa menyamai hasil karya mereka, jadi apakah peradaban lampau lebih canggih dari zaman sekarang, silakan di simpulkan sendiri. Saya percaya ada “oknum” yang punya Inteligensia tinggi dan sumber daya yang hebat yang bisa membangun bangunan tersebut dengan perhitungan yang mencengangkan.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Saya berpendapat bahwa oknum yang anda maksud adalah manusia. namun manusia ini dibantu oleh roh-roh jahat. bukankah saat itu anak-anak Tuhan turun mengambil istri dari manusia. penafsiran saya anak-anak Tuhan tersebut adalah malaikat-malaikat yang jatuh dalam dosa dan menjadi roh-roh jahat. mohon koreksi bila salah

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

      • Jika acuan kita adalah alkitab, maka pendekatan yang paling memungkinkan adalah seperti yang anda tulis yaitu malaikat meninggalkan batas2 kewenangan mereka di surga dan mengambil perempuan manusia untuk bersekutu dengan mereka dan jatuh dalam dosa pembangkang yang dikisahkan pada kejadian 6.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • sehingga mereka melahirkan anak2 yang punya kemampuan adikodrati dan perkasa. Tidak mustahil jika mereka bisa melakukan pekerjaan yang manusia umumnya belum tentu bisa lakukan.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Kejadian tersebut juga pernah di lakukan oleh Allah ketika dia membuat perawan maria mengandung dari Roh Kudus. Peristiwa yang hampir mirip tetapi dengan tujuan yang berbeda. Jika malaikat2 tidak taat tersebut melakukan untuk kejahatan dan menularkan virus jahat kepada manusia, tetapi yesus sebagai anak Allah yang ilahiah melakukan untuk menyebarkan kebaikan dan menularkan kepada manusia yang percaya kepada Dia. Sekali lagi kejadian yang

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

      • Sekali lagi ini adalah kejadian yang hampir mirip tetapi berbeda tujuan.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

  31. Banyak temuan dan beberapa buku dan kitab agama di luar agama samawi menyebutkan adanya peradaban tinggi zaman lampau, termasuk pembahasan Atlantis. Saya jujur masih ragu untuk menjawabnya. Mungkin memang ada peradaban zaman lampau yang beberapa sebab tidak di temukan kisahnya di alkitab, paling saya menafsirkan sesuai ayat saja jika berkenan dengan itu.

    Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013 | Balas

    • Paling mendekati kisah peradaban tinggi masa lampau yah kisah pendirian menara babel di kejadian 11,tapi tahun masih mencoba mengaitkan kisah tersebut.

      Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013 | Balas

      • Mengenai Menara Babel saya sependapat. Tapi apakah menara babel adalah peradaban atlantis? Bagi info ya

        Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013

    • Setahu saya atlantis adalah hasil pemikiran plato . Saya kurang tahu jika atlantis juga dibahas di kitab lain. Mohon dikoreksi bila salah

      Komentar oleh ericktristanto | Juni 17, 2013 | Balas

      • Quote : “Banyak temuan dan beberapa buku” dan kitab agama di luar agama samawi menyebutkan adanya peradaban tinggi zaman lampau, termasuk pembahasan Atlantis. Saya Tidak bilang cuma kitab suci, ada buku ada penemuan dalam.

        Komentar oleh acimz | Juni 17, 2013

  32. menurutku menang isi Alkitab tentang Alien dari isi alquran menjelaskan langit(makhluk langit saja nggk ngerti kalau dihubungkan ke Alien segala) karena alkitab menjelaskan Bintang-bintang adanya makhluk hidup disana dijatuhkan kebumi dengan nama bintang berbeda(pesawatnya menabrak di bumi) intinya bintang tempat tinggalnya Alien dan menurutku Yehezkiel pernah melihat pesawat ufo(roda katanya) dan Aliennya dilangit/awan dengan menyebutkan perunggu dilangit,,,,,baca aja sendiriii,,,,,,,,,,,,,,,,,kalau alkitab nggak menjelaskan karangan cerita belaka tapi keadaan pernah melihat itu apa?

    Komentar oleh Shin min | Oktober 3, 2013 | Balas

    • maaf bro shin min lebih dirapikan lagi ya
      saya kurang menangkap penjelasan anda

      Komentar oleh ericktristanto | Oktober 17, 2013 | Balas

      • oke ,,,,,, thanks of watching

        Komentar oleh naga wizard | Maret 19, 2014

  33. Bagiku Tuhan Itu Alien (mahkluk berkuatan super dan jenius) karena dia menyebutkan dirinya berasal dari bintang Timur ( dimensi lain) dan iblis juga Alien karena dia juga Bintang diceritakan di Alkitab tapi saya nggak mempercayainya karena saya mempercayai Tuhan itu dilangit (langit nggk sama dengan luar angkasa yang ada bintang) dan dia ada disurga,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,(di Wahyu 9:1-12) isinya Tuhan menyuruh Alien dari bintang yang jatuh kebumi lalu menyerang manusia karena Dosanya sangat besar,,,,,,itu termasuk sangkakala yang kelima,,,,,baca aja.

    alkitab sangat hebat dan dia juga menjelaskan gunung meletus di dalam laut dan menghancurkan yang ada disitu itu sama seperti di wilayah Indonesia….

    Siapa Bilang Alkitab itu saintisnya lemah dari Alquran saya nggak setuju ,,,,,,,perbandingan kalau Alquran penjelasan 100% nggak dimengerti kata2nya berantakan orangnya dahulu nggk pintar menulis/menyusun kata disetiap ayat lalu yang disempurnakan kata2nya oleh penceramahnya(ustad) dimasa depan dibuat dimengerti baca aja itu alquran sedangkan Alkitab kata2nya jelas/teratur nggk miris mataku membacanya,,,,,,,,,,,,ilmunya aja aneh contohnya seperti ayat alquran “didalam perut lebah ada cairan berbagai warna dan digunakan untuk obat/semua penyakit ; sok tahu mana ada warna didalamnya ada cairan warna bening,,,,,,sedangkan ayat kristen ‘ madu lebah berguna untuk kesehatan tubuhmu makanlah ‘ mudah dimengerti.

    Komentar oleh Shin min | Oktober 3, 2013 | Balas

    • Wah penafsiran bro shin min kontroversial
      Kalau bro shin min menganggap Tuhan adalah alien trus ayat yg menyatakan bahwa Tuhan itu Roh salah donk?
      Bintang Timur itu lokasi suatu tempat atau sebutan (nama lain)?
      pernahkah anda menyelidiki saintifitas al quran?
      pernahkah di alkitab menyebutkan sabuk radiasi van allen di bidang astronomi? sebab di al quran sudah menyebutkan hal itu tepatnya di Surah 21:32

      Komentar oleh ericktristanto | Oktober 17, 2013 | Balas

      • oke

        Komentar oleh naga wizard | Maret 19, 2014

      • nggak ada di Al quran Surah,,,,,, di hadits mungkin ,,,,,,,,,,,,,,,, menurut ku nggak jelas isinya kalau di hubungi dengan pengetahuan yang kamu sebut ,,,,, bingung…. jadi siwah

        Komentar oleh naga wizard | Maret 19, 2014

      • ini kalau ayatmu::::::::::: (Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran – lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai panciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.

        Komentar oleh naga wizard | Maret 19, 2014

  34. Penjelasan Biasa

    Dalam bahasa Arab, perkataan “Islam” bermaksud “tunduk” atau “patuh”. Jika seorang Muslim ditanya, “Apakah itu Islam?”, biasanya dia akan menjawab, “Agama yang tunduk kepada Allah, satu-satu Tuhan yang benar.”

    Jawapan ini terlalu ringkas. Untuk memahami Islam yang benar, satu gambaran yang jelas yang diperlukan. Untuk mendapat gambaran yang jelas ini, satu penelitian sejarah diperlukan.

    Islam Dalam Sejarah

    Sebelum Islam bertapak di tanah Arab di bawah pimpinan Muhammad, terdapat empat jenis kepercayaan yang berpengaruh di sana.

    Arab Jahiliah

    Mereka ini penyembah-penyembah berhala yang percaya kepada satu Tuhan yang Maha Tinggi, dewa-dewi dan berbagai jenis kuasa ghaib. Walaupun begitu, sebilangan besar daripada mereka (terutamanya bani Quraisy di Mekah) mengaku diri mereka dari keturunan Ibrahim.

    Rumah berhala mereka yang terkenal ialah Kaabah yang bertempat di Mekah. Di dalamnya terdapat berbagai objek-objek pujaan dan berhala.

    Yahudi

    Pada zaman Muhammad, terdapat ramai orang Yahudi di tanah Arab. Sebilangan besar dari mereka bukan Yahudi sejati melainkan yang telah memeluk agama Yahudi. Menurut Yaqubi, bani Yahudi Quazah dan Nadhir di Madinah merupakan suku-bangsa Arab Jurham yang telah diyahudikan.

    Orang Yahudi pada masa itu lebih berpengetahuan tentang dongeng rakyat dan tulisan ulama mereka daripada apa yang sebenarnya di tulis dalam Taurat. Malah, ada yang telah lupa bahasa asal mereka dan tidak dapat lagi membaca kitab Taurat yang ditulis dalam bahasa Ibrani. Kerana ulama-ulama Yahudi sahaja yang memahami kitab Taurat, ayat-ayat dari kitab itu terpaksa diterjemahkan secara spontan ke dalam bahasa Arab dalam upacara-upacara sembahyang umum.

    Kristian

    Orang yang pertama menjadi Kristian ialah orang Yahudi. Mereka berbeza dengan orang Yahudi lain kerana menerima Isa sebagai Al-Masih yang telah dijanjikan Allah. Apabila semakin ramai orang bukan-Yahudi memeluk agama Kristian, mereka mula membentuk identiti mereka sendiri. Pada zaman Muhammad, orang Kristian telah wujud selama enam ratus tahun. Dalam masa yang singkat itu, agama Kristian berjaya menjadi agama utama di Timur Tengah.

    Akan tetapi orang Kristian pada masa itu telah pudar semangat dan banyak ajaran-ajaran sesat telah berjaya memecahbelahkan penduduk Kristian kepada kelompok-kelompok yang bertentangan fahaman. Ramai orang keliru tentang fahaman Kristian yang benar terutamanya mereka yang tidak berpeluang membaca Alkitab (gabungan kitab Taurat, Mazmur dan Injil) untuk mengkaji isu-isu yang diperdebatkan.

    Suasana ini merebak ke tanah Arab yang pada masa itu tidak memiliki Alkitab dalam bahasa Arab. Orang Kristian di tanah Arab pada masa itu terdiri dari golongan Nestoria, Baizantin dan Monofisit. Golongan Baizantin dan Monofisit merupakan dua golongan paling berpengaruh dan merekalah yang menimbulkan perbalahan apabila memanggil Maryam, Ibu Tuhan. Maka tidak hairanlah jika suasana seperti itu telah menghalang Muhammad daripada mendapatkan ajaran Kristian yang benar.

    Akhirnya, penyebaran ajaran-ajaran sesat ini dapat disekat dan dibetulkan. Prosesnya mengambil masa yang lama kerana campur tangan berbagai pihak yang berkuasa. Apabila umat Kristian berjaya bangkit dari kemelut akidah yang telah memecahbelahkan mereka, Islam telah pun bertapak di Timur Tengah dan Afrika Utara.

    Hanif

    Perkataan Hanif bermaksud “Dia yang berpaling” iaitu daripada penyembahan berhala. Orang Hanif ialah orang Arab Jahiliah yang telah dipengaruhi oleh fahaman Yahudi dan Kristian lalu mereka menolak amalan penyembahan berhala. Mereka tidak berjemaah tetapi percaya agama yang benar ialah agama yang dipegang bapa bangsa mereka, Ibrahim.

    Agama Yahudi, Kristian dan Islam masing-masing menuntut mewakili agama Ibrahim yang sebenar. Adalah menarik bahawa dari empat Hanif yang diceritakan oleh Ibn Ishaq, tiga daripada mereka menemui kebenaran yang dicari-cari mereka dalam agama Kristian.

    Hanif yang pertama ialah Waraqah bin Naufal, sepupu Khatijah, isteri pertama Muhammad. Dia memeluk agama Kristian dan menjadi seorang Kristian yang terpelajar. Walaupun dia adalah saudara dan penasihat rohani Muhammad, dia tidak pernah memeluk agama Islam. Selepas kematiannya, Muhammad telah bermimpi melihat Waraqah berpakaian putih dan mengambilnya sebagai tanda Waraqah selamat di syurga.

    Hanif kedua ialah Abdullah bin Jashy. Pada mulanya dia memeluk agama Islam tetapi kemudiannya memeluk agama Kristian setelah berhijrah ke Habsyah akibat penganiayaan di Mekah. Abdullah selalu bersaksi kepada pelarian Islam yang lain tentang pengalaman rohaninya yang baru itu. Dia pernah berkata, “Kami (Kristian) melihat dengan jelas tetapi kamu (Islam) mengerdip mata sahaja.” Maksudnya jelas – Abdullah percaya bahawa orang kristian mempunyai pandangan yang jelas dalam hal-hal rohani manakala Islam masih belum berjaya melihat terang kebenaran Allah.

    Hanif yang ketiga ialah Usman bin Huarith. Dia merupakan saudara isteri pertama Muhammad dan memeluk agama Kristian semasa di Baizantin.

    Hanif yang keempat, Zaid bin Amru, tetap Hanif sampai akhir hayatnya. Dikatakan dia selalu berdoa, “Ya Allah. Jika aku tahu jalan mana yang paling Engkau berkenan, aku akan menyembah-Mu dengannya. Tetapi aku tidak tahu.”

    Sebelum kerasulannya, Muhammad merupakan seorang Hanif. Pada setiap tahun, di bulan Ramadan, dia akan pergi bertapa di Gua Hira yang berdekatan dengan Mekah. Amalan ini sebenarnya berasal daripada orang Kristian di Syria yang kemudiannya menjadi popular di kalangan orang Arab.

    Komentar oleh Shin min | Oktober 5, 2013 | Balas

    • terima kasih atas infonya

      Komentar oleh ericktristanto | Oktober 17, 2013 | Balas

  35. tentang Dinosaurus.
    saya dpt info ini saat mengikuti seminar Bp. Abraham Lembang.

    di Ayub 40:15-17, kuda nil dengan ekor sebesar pohon aras, pohon aras seperti lambang di bendera libanon, pohon aras besar banget.

    Komentar oleh Aconkcaonk | Oktober 28, 2013 | Balas

  36. Nice info… Tp banyak hal yang serasa dipaksakan..
    Anda mengambil ayat sepotong-sepotong tanpa melihat konteks dengan jelas lalu mengambil kesimpulan dari hal tersebut…
    Memang bagus sih tulisan anda…
    Tapi hati-hati lho…
    Karena bisa dicap sesat…
    Anyway…
    Cool article…
    Keep write gan…

    Komentar oleh heavenpoet | November 3, 2013 | Balas

    • Terima kasih atas nasihatnya
      kan memang sudah saya tulis ini adalah penafsiran dari sudut pandang lain
      dan yang namanya penafsiran itu bisa salah bisa benar. namanya juga tafsir
      Terima kasih komennya ya

      Komentar oleh ericktristanto | November 17, 2013 | Balas

  37. klo mnrut saya, penafsiran diatas terlalu mengada2 dan tidak sarat dengan nilai2 rasional.. segala macam zombie dan vampire dihubungkan dgn alkitab. vampire dan zombie hanya ada di film film hollywood bung. truss klo masalah UFO itu hny perbdaan istilah saja, dalam al-qur’an disebutkan Alloh menciptakan Jin, setan, manusia, hewan dan tumbuhan, jadi yg oleh org2 barat sana disebut UFO itu bisa sj setan atau jin. Dan bukalah pintu kebenaran dalam hatimu, satu2nya kitab Alloh yg ada dimuka bumi yg berisi ptnjuk bgi slruh umat mnsia dan dijamin kesucian sert keasliannya smp kiamat nnt adlh Al-Qur’an. Versi Al-Qur’an hny ada 1 yaitu versi Alloh sang maha pencipta, tdk dibuat atau direvisi olh mnusia. Klo anda smua mgkaji dan ingin mncri kbnaran dgn mata dn hti yg trbuka, kbnran islam akan membrikanmu ptnjuk yg haq.

    Komentar oleh opik | Januari 27, 2014 | Balas

    • terima kasih atas komentarnya
      disini memang tidak ada unsur rasional
      hanya penafsiran dari kata-kata yang tertulis di alkitab
      karena rasionalitas pada masa penulisan alkitab sangat jauh dengan rasionalitas saat ini
      Kalo memang UFO itu adalah setan atau jin, bisakah Alquran membuktikan secara rasional?
      Mengenai kebenaran, biarlah kebenaran itu sendiri yang membuka hati masing-masing kita
      Karena di Alquran sendiri juga disebutkan bahwa Taurat dan Injil adalah kitab yang benar

      Komentar oleh ericktristanto | Februari 10, 2014 | Balas

  38. Khusus poin zombi.
    saya setuju dengan panulis kalo itu sebagai TEORI, tapi masih harus di buktikan secara ilmiah.
    Untuk yang lain karena menurut penulis ada dalam kitap sucinya, maka mari kita pelajari sama sama…
    karena ke benaran sejatinya harus memenuhi tiga unsur pokok yaitu etika, estetika dan logika ….jika tidak sesuai salah satunya dari ke tiga unsur pok itu, maka penjelasan hanya akan menjadi retorika dan hayalan belaka.

    Komentar oleh Salim Syahrain | Februari 24, 2014 | Balas

    • Saya sepakat ini hanya retorika dan opini belakan

      Komentar oleh ericktristanto | Maret 5, 2014 | Balas

  39. ada yg ingin saya tanya kan :
    adakah ayat dalam alkitab yg menyatakan tentang kemahakuasaan yesus dalam menciptakan alam semesta, sebab dari semua ayat alkitab yg saya ketahui hanya Allah saja yg berkuasa menciptakan alam semesta. kalau ada tolong sebutkan nama surat, pasal dan nomor ayatnya.

    Komentar oleh tomo | Februari 26, 2014 | Balas

    • Silakan dilihat di Yohanes 1:3, Kolose 1:16 dan Ibrani 1:2

      Komentar oleh ericktristanto | Maret 5, 2014 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: