Ericktristanto’s Blog

Just another WordPress.com weblog

SEJARAH KONTEMPORER DAN SEJARAH KLASIK

Bagian Pertama: Voyage
Dalam bagian pertama ini kita akan mengupas sejarah penjelajahan dunia. Sejarah Klasik mencatat bahwa banyak penemuan-penemuan daerah baru dilakukan oleh para penjelajah bangsa Barat. Namun seiring perkembangan jaman dan ilmu pengetahuan, pencatatan sejarah klasik perlu dikoreksi. Catatan sejarah baru mengungkap banyak hal yang berbeda dengan sejarah klasik mengenai penjelajahan dan penemuan daerah baru. Beberapa catatan sejarah baru tersebut antara lain sebagai berikut:
Pertama, Sejarah Klasik mencatat bahwa penemu benua Afrika adalah Bartolomeus Diaz dari Portugis. Bartolomeus Diaz berhasil mencapai Tanjung Harapan di Selatan Afrika pada tahun 1488. Namun sesungguhnya jauh sebelum itu, sekitar Abad ke-5, pelaut-pelaut dari Indonesia yang disebut sebagai Zanj berhasil mencapai Afrika bagian Timur dan Madagaskar. Hal ini merupakan penemuan baru dari catatan sejarah yang dimiliki oleh sejarahwan Afrika, Robert Dick Read
Kedua, seabad sebelum Ferdinand Magellan berhasil mengelilingi dunia pada tahun 1519-1521, armada China sudah mengelilingi dunia tahun 1421-1423. Orang-orang Spanyol ketinggalan oleh orang-orang China yang dipimpin oleh Laksamana Cheng Ho. Penjelajahan mengelilingi dunia dilakukan lagi oleh Laksamana Cheng Ho untuk Kaisar China yang baru pada tahun 1431. Hal ini merupakan penemuan baru dari catatan sejarah yang dimiliki oleh veteran angkatan laut, Gavin Menzies.
Ketiga, penemuan benua Amerika yang selama ini dipercayai dilakukan oleh Christopher Columbus pada tahun 1492 perlu dikaji lagi. Hal ini dikarenakan jauh sebelum Columbus, bangsa Viking telah menemukan benua Amerika. Di bawah Lief Erickson, tahun 1000 bangsa Viking yang berasal dari Eropa Utara atau Skandinavia tersebut berhasil mencapai benua Amerika.
Keempat, penemuan kepulauan Nusantara (Indonesia) dicatat dalam sejarah klasik sebagai hasil dari penjelajahan Alfonso D’Albuequerque tahun 1511 dan 1512. Padahal jauh sebelum itu, sekitar tahun 1293, Marco Polo dalam perjalanannya kembali dari China telah singgah di Pulau Borneo dan Pulau Swarnadwipa. Kedua pulau tersebut tak lain adalah Kalimantan dan Sumatra.

Bagian Kedua: Science
Dalam bagian kedua ini kita akan mengupas sejarah penemuan-penemuan penting yang memiliki pengaruh terhadap dunia. Sejarah klasik mencatat banyak penemuan-penemuan science yang diciptakan oleh orang-orang yang dikenal saat ini. Padahal mungkin beberapa waktu sebelumnya ada orang yang telah menemukannya terlebih dahulu. Mungkin penemuan yang ditemukan oleh orang-orang yang kita kenal saat yang dicatat oleh sejarah klasik merupakan pengembangan dari penemuan yang terdahulu. Namun sayangnya, pencatatan sejarah kurang menghargai penemuan awal dengan tidak memberikan porsi yang layak dan proporsional dalam penulisan sejarah perkembangan suatu penemuan science. Berikut adalah beberapa contoh penemuan-penemuan tersebut.
Pertama, adalah telepon. Kita tahu bahwa penemu telepon adalah Alexander Graham Bell. Namun jika kita menelisik cikal bakal telepon adalah harmonic telegraph dan harmonic telegraph ini ditemukan oleh Elisha Gray. Elisha Gray bahkan sudah mendemonstrasikannya pada Desember 1874. Gray juga memasukkan diagram telepon dalam buku catatannya. Sedangkan Bell baru mendemonstrasikan penemuannya pada 10 Maret 1876.
Kedua, adalah bola lampu pijar. Bagian terpenting dari bola lampu pijar adalah bagian filamennya. Filamen adalah kawat halus yang dialiri listrik sehingga berpendar dan memancarkan cahaya. Penemuan filamen pertama kali dilakukan oleh Sir Humphry Davy yang menemukan filamen platinum pada tahun 1810. Kemudian tahun 1840, Warren De La Rue memasukkan filamen ke dalam pipa hampa udara. Tahun 1873 Joseph Wilson Swan memperbaiki filamen platinum dengan menggantinya dengan serat karbon yang biayanya lebih murah. Tahun 1880 baru Thomas Edison menemukan filamen yang tahan lebih lama namun pada tahun 1882 Lewis Latimer memproduksi filamen yang lebih baik dan pada tahun 1910 William David Coolidge menemukan tungsten filamen. Dari sekian banyak nama, Thomas Edison yang dicatat besar-besar. Padahal sebelumnya dan sesudahnya terdapat ilmuwan-ilmuwan penemu yang tak kalah pentingnya.
Ketiga, adalah radio. Hampir sama dengan telepon, yang menjadi masalah adalah patennya. Saat ini kita mengetahui bahwa penemu radio adalah Guiglelmo Marconi. Sebelumnya tahun 1888 Heinrich Hertz telah melakukan penelitian dan percobaan dan telah mempublikasikannya dalam sebuah jurnal mengenai penemuan radionya. Tahun 1891 Nikola Tesla telah mendemonstrasikan teknik tanpa kabelnya di Institut Franklin, Philadelphia. Tahun 1895 baru Guiglelmo Marconi mengirim sinyal sejauh 1,5 km dan tahun 1900 ia memperoleh patennya. Padahal tahun 1897 Tesla telah memperoleh paten dan mampu mengirim sinyal sejauh 50 mil.
Keempat, adalah kalkulus. Terdapat pertentangan mengenai siapakah penemu kalkulus. Sejarah klasik mencatat bahwa penemu kalkulus adalah Isaac Newton. Namun, di samping nama Newton terdapat nama Gottfried Leibniz. Berdasarkan catatan sejarah (baik klasik maupun kontemporer) mencatat bahwa Newton memang lebih dahulu mempublikasi penemuannya tentang kalkulus tersebut yaitu tahun 1666. Sedangkan Leibniz mempublikasikan hasil kerja dan penelitiannya tahun 1696. Namun sebaiknyalah sejarah juga mencatat kontribusi Leibniz dalam perkembangan penemuan kalkulus.
Kelima, adalah teori relativitas. Sebelumnya perlu diketahui bahwa teori relativitas ada dua yaitu teori relativitas khusus dan teori relativitas umum. Ada banyak nama yang dapat dicantumkan dalam pengembangan teori relativitas ini. Namun saat ini ada satu nama yang sangat dan paling mendominasi yaitu Albert Einstein. Nama-nama yang memberi kontribusi dalam pengembangan teori relativitas antara lain: Hendrik Lorentz, Henri Poincare, Olinto De Pretto dan Mileva Maric. Untuk selanjutnya, silakan klik wikipedia tentang: Relativity priority dispute.

Maret 29, 2010 - Posted by | sejarah | , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: