Ericktristanto’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Higgs Boson, Partikel Tuhan dan Akhir Ilmu Fisika

Beberapa waktu lalu kita mendengar berita tentang ditemukannya partikel yang mampu memberi massa pada partikel lain. Partikel ini memang partikel yang dicari-cari oleh para ilmuwan fisika partikel. Ditemukannya partikel ini akan mendekatkan kita pada pengetahuan terbentuknya alam semesta sejak terjadinya Big Bang.

Sebelum terlalu jauh sedikit saya jelas mengenai partikel. Partikel adalah sebuah satuan dasar dari benda atau energi. Misalnya suatu zat dipecah maka akan menjadi partikel molekul, jika molekul dipecah maka akan menjadi partikel atom, jika atom dipecah maka menjadi partikel elektron, neutron dan proton, jika masing-masing partikel tersebut dipecah akan menjadi partikel quark, lepton dan boson. Bagaimana hubungan partikel-partikel tersebut? Quark adalah partikel-partikel yang berjumlah enam: u, c, t, d, s, b (entah mengapa kok dinamakan seperti itu). Quark inilah yang membentuk proton dan neutron yang bersama-sama membentuk inti atom. Lepton akan membentuk elektron yang bergerak di sekitar inti atom. Selain elektron, ada yang disebut muon, tauon, dan netrino. Untuk mengikat quark yang berada di inti atom dengan lepton yang berada di di luar inti atom dibutuhkan boson sebagai partikel pengikat. Jumlahnya ada lima jenis dan menghasilkan empat gaya dasar:  gaya nuklir lemah, gaya nuklir kuat, gaya gravitasi dan gaya elektromagnet.

Gaya nuklir lemah disebut boson W-Z mengikat quark untuk membentuk proton dan neutron

Gaya nuklir kuat disebut boson gluon mengikat proton dan neutron membentuk inti atom

Gaya elektromagnet disebut boson foton mengikat inti atom dengan elektron membentuk atom

Gaya gravitasi disebut boson graviton mengikat antarbenda bermassa.

Tanpa adanya empat gaya dasar tersebut, alam semesta ini akan terburai menjadi bubur quark dan lepton di mana kondisi tersebut pernah terjadi saat beberapa menit setelah alam semesta terbentuk lewat ledakan besar (Big Bang).

Lalu apa itu Higgs Boson? Higgs Boson adalah jenis boson yang memberi massa pada partikel-partikel sehingga memiliki gaya gravitasi. Sebagian ilmuwan menyebut Higgs Boson itu adalah graviton yakni partikel yang memunculkan gaya gravitasi antarbenda. Selama ini memang belum ditemukan partikel semacam itu. Namun ada juga ilmuwan yang membedakan antara Higgs Boson dan graviton. Higgs Boson adalah partikel yang memberi massa melalui suatu mekanisme tertentu (mekanisme Higgs) sedangkan graviton adalah partikel yang memediasi massa-massa tersebut. Dalam mekanisme Higgs terdapat medan Higgs yang memiliki nilai harapan vakum tak nol (tidak mungkin kosong). Medan Higgs ini akan memberi massa pada setiap partikel dasar yang terinteraksi melalui Higgs Boson dengan cara merusak simetri internal yang dimiliki oleh sistem fisis. Simetri internal adalah interaksi partikel-partikel dasar subatomik.

Lalu apa itu Partikel Tuhan? Partikel Tuhan adalah terjemahan dari God Particle. Sebetulnya pencetus awal istilah tersebut adalah ilmuwan Leon Lederman yang menyebut partikel ini dengan sebutan Goddamned Particle. Sebutan itu menggambarkan begitu sulitnya partikel ini ditemukan. Namun saat tulisan Leon Lederman dicetak istilah tersebut diganti agar tidak terlalu vulgar. Peter Higgs sendiri sebagai penemu Higgs Boson kurang setuju dengan penggunaan istilah God Particle karena memang penemuan ini tidak bersangkut paut dengan keyakinan dan bidang agama.

Lalu apa hubungannya dengan Akhir Ilmu Fisika? James Horgan dalam bukunya The End of Science menjelaskan kecemasan para ilmuwan mengenai batas dari ilmu pengetahuan itu. Dalam ilmu fisika khususnya Fisika Partikel penemuan quark merupakan awal dari kecemasan tersebut. Ilmuwan merasa ketika quark sudah tidak bisa dipecah lagi karena merupakan pilinan energi maka riset tentang Partikel dasarpun terhenti. Demikian pula pencarian partikel pemberi massa yang selama ini diteliti sudah mulai menemui titik terang dengan ditemukannya Higgs Boson. Lalu ketika semuanya itu telah ditemukan maka apa yang bisa dikembangkan oleh para ilmuwan fisika partikel? Memang perjalanan masih jauh dengan penelitian asal muasal alam semesta melalui Big Bang. Namun waktu itu akan tiba ketika misteri penciptaan alam semesta terbongkar.

Ada optimisme bahwa ilmu pengetahuan menciptakan hidupnya sendiri. Masih banyak penelitian fisika partikel yang masih harus dikaji sehubungan dengan penemuan Higgs Boson. Penelitian tersebut antara lain alat teleportasi sebagai pengembangan Spontaneous Symmetry Breaking dan Higgs Boson.

 

Kalau ada kesalahan atau kekeliruan, saya mohon maaf

Agustus 27, 2012 - Posted by | Uncategorized | , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: